Malingka carano jo arai pinang tingkat kota Pariaman Tahun 2022, memperkenalkan kembali kepada anak – anak, supaya mengerti makna “Adat basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”. “Budaya minangkabau diera digitalisasi nyaris hilang dengan cepatnya perkembangan zaman”, tuturnya .
Dikatakannya, Pemko Pariaman akan jadikan festival ini sebagai agenda tahunan. Dengan di laksanakan setiap tahun, anak – anak akan kembali mengenal budaya Minangkabau
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman Kanderi mengatakan bahwa tujuan festival ini disamping melestarikan budaya minangkabau kepada siswa SD/MI adalah untuk mengasah keterampilan anak – anak dalam merangkai.
Disebutkannya para peserta akan memperebutkan total hadiah Rp 4 juta dan untuk juara umum akan memperoleh piala bergilir Pemko Pariaman. Pemenang juga akan mendapat trophy dan piagam. Semoga untuk tahun berikutnya, festival ini akan kita lanjutkan ke tingkat SMP bahkan SMA yang ada di Kota Pariaman. (agus)












