Dua Bocah Meregang Nyawa Di Sungai Batanghari

Masyarakat dan BPBD mengevakuasi korban hanyut di Sungai Batanghari. (ist)

DHARMASRAYA – Dua orang bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dilaporkan meninggal dunia setelah hanyut dibawa arus Sungai Batanghari, Minggu (17/4/2022).

Dua bocah yang diketahui bernama Miftahul Rahman (12) dan Fatir Nurrahmat (12) itu sebelumnya mengikuti didikan subuh disalah satu tempat ibadah di Piruko Sitiung 1 Blok A, Kecamatan Sitiung, Dharmasraya.

Kabar meninggalnya bocah tersebut dibenarkan Kepala BPBD Dharmasraya, Eldison melalui Analis Kebencanaan Kedarutan BPBD Ardianus Effendi.

“Kami mendapat informasi soal peristiwa tersebut dari warga setempat. Mendapat informasi tersebut tim BPBD langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pertolongan,” terangnya.

Lanjut Ardianus Effendi, keterangan yang dikumpulkan pihaknya di lapangan menyebutkan, peristiwa itu bermula usai salat subuh, Minggu(17/42022) pagi kedua korban bersama teman-temannya mandi-mandi di Sungai Batanghari.

Salah satu dari korban tersebut diduga tidak bisa berenang dan mintak tolong kepada temannya. Mungkin karena arus cukup deras, kedua korban terbawa arus sungai.

“Warga dengan cepat melakukan evakuasi dan membawa kedua anak itu ke rumah duka. Korban bernama Miftahul Rahman (12) dan Fatir Nurrahmat (12). Keduanya beralamat di Blok A Piruko Sitiung 1,” terangnya.

BPBD mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap bencana yang bakal terjadi.

Matikan listrik, dan kompor serta kunci rumah sebelum berpegian. Awasi anak anak dan keluarga kita agar terhindar dari musibah.

“Mengantisipasi lebih baik daripada menanggulangi. Lapor secepatnya kepada pihak terkait jika terjadi bencana,” pungkasnya. (roni)