DP3AP2KB Terus Sosialisasikan Kesetaraan Gender

Payakumbuh – Kesetaraan gender terus digaungkan Pemko Payakumbuh melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Karena hal ini penting dilakukan di era milenial ini. Apalagi kepala daerah berkeinginan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang handal, sehat dan kompetitif. Sehingga hal itu memang perlu digaungkan terus agar tidak hilang.

Kepala DP3AP2KB Kota Payakumbuh AH Agustion, kepada wartawan, Selasa (12/7), mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait Pengarusutamaan Gender (PUG) ini. Karena program ini bersentuhan langsung dengan misi Walikota Riza Falepi dalam mewujudkan sumber daya manusia yang handal, sehat dan kompetitif.

“PUG merupakan strategi untuk mengintegrasi prespektif gender dalam pembangunan yang dimulai dari proses prencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi seluruh kegiatan program pembangunan. PUG ini ditujukan untuk mewujudkan kesetaraan gender dalam pembangunan yaitu pembangunan yang lebih adil dan merata bagi seluruh masyarakat baik laki-laki maupun perempuan,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya berharap melalui berbagai sosialisasi yang diberikan terkait PUG ini, akan menghasilkan pemahaman bahwa kesenjangan gender dapat dihapus ataupun dikurangi. Sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman bersama bahwa kesetaraan sudah harus benar-benar diimplementasikan dengan baik, namun tetap berpedoman pada undang- undang yang berlaku. “Sosialisasi PUG dapat mewujudkan optimalisasi kesetaraan gender di Kota Payakumbuh. Melalui sosialisasi PUG ini semua program pembangunan dapat terlaksana dengan baik. Sehingga mampu bersama mewujudkan kesetaraan gender pada setiap lembaga,” tambahnya.

Baca Juga  Ulang Tahun Kota Payakumbuh ke 52 Meriah Pasca Pandemi Covid-19

Mantan Kepala Dinas Pendidikan itu juga menerangkan, Kota Payakumbuh telah lima kali berturut turut meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Dimana pada tahun 2012 dan 2014 untuk Kategori Madya dan pada tahun 2016, 2018, dan 2021 untuk Kategori Utama.

Ditambahkan Agustion, Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kota Payakumbuh diketahui adalah 98,46 di tahun 2020. Sedangkan, Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) meningkat dari 67,81 pada tahun 2019 menjadi 71,01 pada tahun 2020, sekaligus menjadi IDG daerah tertinggi di Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga  Wako Rida Ananda Apresiasi LKS Peti Bunian Lamposi Yang Salurkan Ratusan Peket Sembako

“Hal tersebut menunjukkan, IDG yang terdiri dari keterlibatan perempuan di dalam parlemen, tenaga manager, profesional, administrasi, teknis dan sumbangan dalam pendapatan kerja di Kota Payakumbuh terus meningkat. Membaiknya IDG ini menunjukkan perempuan di Kota Payakumbuh semakin menunjukkan perannya dalam pembangunan,” katanya.

Sementara itu, Kabid PP Betri Yetti, menambahkan, kesetaraan gender dapat dicapai dengan mengurangi kesenjangan antara kaum laki-laki dan perempuan dalam mengakses dan mengontrol sumber daya. Berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan proses pembangunan, serta mendapat manfaat yang sama dari kebijkan program pembangunan.

“Dalam lingkup Pemerintah Kota Payakumbuh sendiri, pemerintah telah memberikan kesempatan yang sama baik laki-laki maupun perempuan untuk berkarir di tempat kerja masing-masing. Contohnya camat dan kepala dinas ada yang perempuan. Bahkan di DPRD, keterlibatan jumlah perempuan mengalami peningkatan, saat ini ada empat orang anggota dewan di Kota Randang yang perempuan,” ucapnya. 207