Ditutup Bupati, Festival Perang Air Sukses Terlaksana

FESTIVAL Perang Air 2026 resmi ditutup, Sabtu (21/1/2026). Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, saat menutup festival tahunan ini mengaku bangga.

Karena festival budaya tahunan tersebut berhasil masuk dalam 125 event unggulan tingkat nasional.

Penutupan berlangsung meriah dan dihadiri unsur pemerintah pusat, tokoh lintas agama, serta ribuan masyarakat.

Dalam sambutannya, Asmar menyampaikan apresiasi kepada panitia, relawan, aparat keamanan, dan masyarakat yang telah menyukseskan festival tersebut.

Festival Perang Air terselanggara selama 6 hari berturut-turut. Mulai Selasa (17/1/2026), hingga Minggu (22/1/2026). Perang Air mulai dilaksanakan pukul 15.30 Wib hingga pukul 17.30 Wib.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dengan penuh antusias. Tanpa kebersamaan, acara ini tidak akan berjalan seindah hari ini,” ucapnya.

Ia berharap semangat persatuan yang tercermin dalam festival dapat terus terjaga, sekaligus menjadi kekuatan sosial di wilayah perbatasan.

Deputi Bidang Produksi Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu, menyampaikan bahwa Festival Perang Air Kepulauan Meranti lolos kurasi nasional dan bersaing dengan hampir seribu event dari 38 provinsi.

“Perang Air Meranti berhasil masuk dalam 125 event nasional. Ini prestasi yang patut dibanggakan,” katanya.

Ia menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara independen oleh kurator profesional dari kalangan akademisi, praktisi event, pemasaran, dan keuangan. Masuknya festival ini dalam daftar diharapkan mendorong peningkatan infrastruktur pariwisata, termasuk investasi perhotelan, seiring potensi peningkatan kunjungan wisatawan, terutama dari Malaysia.

Baca Juga  Bupati Meranti Terima Informasi Ada ASN Jadi Bandar Narkoba

Sementara itu, Sekretaris Utama BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, menilai festival tersebut menjadi bukti harmoni sosial masyarakat Meranti.

“Selatpanjang hari ini menjadi panggung kegembiraan. Ribuan orang dapat bersuka cita dengan aman dan damai. Ini bukti bahwa Meranti adalah wilayah perbatasan yang tertib, kondusif, dan ramah,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pemerintah pusat dan daerah, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat.

  • Tembus 20 Ribu

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Kabupaten Kepulauan Meranti mencatat lonjakan kunjungan signifikan. Total pergerakan penumpang selama momentum Imlek mencapai 20.475 orang, meningkat sekitar 1,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyampaikan bahwa peningkatan mobilitas tersebut sejalan dengan rangkaian perayaan Imlek dan pelaksanaan Festival Perang Air Night Carnival 2026 yang menjadi agenda tahunan daerah.

“Peningkatan mobilitas masyarakat tersebut sejalan dengan rangkaian perayaan Imlek dan Festival Perang Air yang menjadi agenda tahunan daerah,” ujar Asmar.

Ia merinci, pada periode H-7 hingga hari H Imlek, jumlah kunjungan kapal tercatat sebanyak 352 kunjungan. Lonjakan tertinggi terjadi pada H-2 atau 15 Februari 2026 dengan total penumpang mencapai 4.076 orang, meningkat 30,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga  Gas Melon Datang Terbatas, Langsung Diserbu Warga Selatpanjang

Menurut Asmar, tingginya arus kunjungan ini berdampak langsung pada peningkatan aktivitas sektor penginapan, transportasi, kuliner, serta pelaku UMKM di Kepulauan Meranti.

“Kami dari unsur pemerintah berharap momentum ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai bagian dari strategi penguatan pariwisata daerah berbasis budaya dan kearifan lokal,” harapnya.

Sementara itu, puncak perayaan Perang Air Night Carnival 2026 yang digelar di Taman Cik Puan, Selatpanjang, Sabtu (22/2/2026) malam berlangsung semarak. Ribuan masyarakat dan wisatawan memadati lokasi untuk menyaksikan rangkaian festival yang telah menjadi ikon budaya Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Night Carnival tahun 2026 ini,” kata Asmar.

Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Utama BNPP Komjen Pol. Makhruzi Rahman, Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Event Kemenparekraf Drs. Vinsensius Jemadu, Kelompok Ahli BNPP Irjen Pol. Drs. H. Hamidin dan Nur Kholis, serta unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti.

Hadir pula pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, serta perwakilan berbagai yayasan dan lembaga keagamaan setempat. (ADV)