PEKANBARU – Sebanyak 10 kendaraan ditilang karena melanggar batas kecepatan saat melintas di Jalan Tol Pekanbaru – Dumai KM 50, Minggu pagi (27/7/2025).
Pelanggaran tersebut terdeteksi melalui alat speed gun Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Riau dalam Operasi Patuh Lancang Kuning 2025.
Operasi dimulai pukul 09.00 WIB dan langsung menjaring berbagai jenis kendaraan yang kedapatan memacu kecepatan melebihi ambang batas.
Penindakan dilakukan sesuai Pasal 287 ayat (5) jo Pasal 106 ayat (4) huruf g dan Pasal 115 huruf a Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Jenis kendaraan yang terjaring meliputi Bus Volvo, Honda Mobilio, Mitsubishi Pajero, Toyota Innova, Toyota Rush, Toyota Altis, Toyota Avanza, Honda CR-V, Mitsubishi Xpander, dan Toyota Hilux.
Para pengendara yang ditilang antara lain Herwin Sibarani, Muhammad Suhaimi, Asrizal, Febri Krisna, Andy Kurniawan, Febri, Ghanang Galih Pangestu, Umar, Lucky, dan M. Riffai.
Kegiatan penindakan dipimpin langsung oleh PS Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, Kompol Pauzi dan turut melibatkan personel PT Hutama Karya serta anggota Sat PJR Ditlantas Polda Riau.
Selain menggunakan speed gun untuk penegakan hukum, petugas juga melaksanakan patroli rutin dan memberikan edukasi kepada pengendara tentang pentingnya tertib berlalu lintas.
“Masih banyak pengemudi yang belum sadar bahaya dari melanggar batas kecepatan. Kami hadir tak hanya menindak, tetapi juga memberikan edukasi langsung di lapangan,” kata Kompol Pauzi.
Dari hasil evaluasi di lapangan, diketahui tingkat kesadaran pengendara masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal mematuhi batas kecepatan, tidak menggunakan bahu jalan secara sembarangan, serta menjaga kondisi fisik saat mengemudi.
Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dan sadar akan keselamatan di jalan, terutama saat berkendara di jalan tol.
“Keselamatan berawal dari kesadaran diri sendiri. Patuhilah batas kecepatan, jangan parkir sembarangan, dan jika lelah, manfaatkan rest area,” tegasnya.
Kompol Pauzi juga menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya di Tol Pekanbaru–Dumai, tetapi juga di Tol Pekanbaru – Bangkinang dan ruas jalan tol lainnya di wilayah Riau.
“Operasi ini tidak berhenti sampai di sini. Ini bagian dari komitmen kami untuk menjaga keselamatan pengguna jalan. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” pungkasnya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak terkait.(*)












