Dinas PUPR Perbaiki Jembatan, Warga Tiumang Senang

Kondisi saat ini, jembatan penghubung Nagari Tiumang, Nagari Sipangkur, Nagari Koto Beringin, dan Nagari Sungai Langkok, Kecamatan Tiumang. (roni aprianto)

PULAU PUNJUNG – Jembatan kayu yang menjadi penghubung Nagari Tiumang, Nagari Sipangkur, Nagari Koto Beringin, dan Nagari Sungai Langkok, Kecamatan Tiumang, akhirnya bisa digunakan kembali oleh masyarakat. Sebelumnya jembatan kayu tersebut sempat mengalami kerusakan di bagian lantai, sehingga harus ekstra hati- hati melewatinya.

Kegiatan perbaikan jembatan tersebut dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Dharmasraya. Masyarakat sekitar memang sudah lama menginginkan jembatan tersebut diperbaiki.

Lantai kayu yang sudah keropos, patah- patah dan roboh, kembali diperbaiki. Semua lantai diganti dengan material yang baru. Kini jembatan tersebut sudah cantik, dan bisa dilewati, baik kendaraan roda dan roda empat.

Baca Juga  Ribuan Pengunjung Meriahkan Pembukaan MTQ Dharmasraya

“Kami senang jembatan ini diperbaiki, dan bisa kembali digunakan masyarakat ,” ungkap masyarakat setempat, Alektian didampingi, Rijal Imami, Minggu, (20/10).

Ia mengatakan, jembatan tersebut berfungsi untuk masyarakat sekitar, karena memang menjadi akses penghubung antar empat nagari. Jembatan ini juga akses menuju pusat pemerintahan kecamatan, dan kabupaten.

“Kami mengucapkan terimakasih atas perhatian bupati terhadap daerah pinggiran,” katanya.

Menurutnya, saat jembatan tersebut rusak, aktifitas masyarakat sangat terhalang karena merupakan akses pital. Banyak masyarakat menyampaikan keluhan kerusakan jembatan tersebut melalui berbagai media.

” Alhamdulillah, dalam waktu singkat bupati langsung merespon dengan memerintahkan dinas terkait untuk merenovasi jembatan tersebut. Alhamdulillah saat ini akses sudah lancar kembali,” pungkasnya.

Baca Juga  Pesta Sabu di Dharmasraya Berakhir di Kantor Polisi

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat ( PUPR) Dharmasraya, Junaidi Yunus, mengungkapkan, perbaikan jembatan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyatakat.

Jembatan tersebut sangat berfungsi untuk pergerakan ekonomi masyarakat sekitar. Apalagi jembatan itu merupakan akses menuju pemerintahan kecamatan dan pusat kabupaten.

“Kami sudah mengganti seluruh bantalan jembatan yang sudah lapuk dengan kayu yang baru. Insya Allah tahun 2020 mendatang kita anggarkan untuk jembatan permanen,” pungkasnya. (roni)