PADANG — Kepala Bidang Air Tanah dan Geologi Dinas ESDM Sumatera Barat, Inzuddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat PT Semen Padang dalam menangani bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Sumbar. Menurutnya, perusahaan telah menunjukkan kepemimpinan nyata dalam penanggulangan bencana melalui pengiriman relawan, logistik, dan dukungan alat berat.
Pernyataan tersebut disampaikan Inzuddin saat menghadiri pelepasan tim relawan PT Semen Padang Peduli dan ESDM Siaga Bencana ke Kabupaten Agam pada Senin (1/12/2025). Ia menegaskan bahwa PT Semen Padang menjadi salah satu perusahaan yang paling responsif, bahkan telah bergerak lebih dulu membantu warga Kota Padang sebelum memperluas jangkauan bantuan ke Agam.
Menurut Inzuddin, respons cepat seperti ini sangat dibutuhkan mengingat skala bencana yang besar. Data BPBD mencatat 16 kecamatan terdampak di Kabupaten Agam, dengan Kecamatan Malalak dan Palembayan sebagai wilayah paling parah. Banyak rumah rusak, akses jalan terputus, dan empat nagari bahkan masih terisolasi sehingga hanya dapat dijangkau dengan helikopter.
Ia menjelaskan bahwa ESDM Siaga Bencana merupakan kolaborasi pelaku usaha pertambangan yang dimotori oleh Mine Rescue Team (MRT) PT Semen Padang. Karena itu, keterlibatan perusahaan dalam setiap fase penanganan bencana sangat signifikan. “Posko yang didirikan bersama Semen Padang di Pauh dan Palembayan menjadi penguat utama penanggulangan pascabencana,” ujarnya.
Dalam struktur ESDM Siaga Bencana, dua posko yang didirikan memiliki peran strategis. Posko 1 di Kecamatan Pauh diperkuat 30 personel TRC Semen Padang dan didukung armada alat berat berupa excavator PC200, dua loader, dua water truck, serta peralatan medis. Kekuatan ini sangat membantu mempercepat pembersihan material banjir dan membuka akses warga.
Sementara itu, Posko 2 di Palembayan diperkuat 35 personel, termasuk lima tenaga medis dari Semen Padang Hospital. Relawan membantu pencarian korban, membersihkan fasilitas umum, serta mendistribusikan bantuan kepada warga yang terdampak parah. Keberadaan tenaga medis juga membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan warga pascabencana.
Inzuddin mengapresiasi sinergi PT Semen Padang yang tidak hanya mengirimkan bantuan logistik, tetapi juga menyediakan tenaga teknis dan medis. Baginya, kontribusi seperti ini dapat mempercepat pemulihan masyarakat di wilayah terdampak. “Semen Padang bergerak cepat, tepat, dan terukur. Ini patut ditiru perusahaan lain,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan relawan dapat terus diperkuat untuk menghadapi potensi bencana ke depan. Menurutnya, kesiapsiagaan seperti yang ditunjukkan PT Semen Padang merupakan kunci dalam mengurangi risiko serta mempercepat pemulihan masyarakat dari bencana alam. (*)












