Di Payakumbuh Idul Adha 1443 Hijriyah Ditetapkan 10 Juli

 

Payakumbuh – Pro dan kotra pelaksanaan hari raya Idul Adha di masyarakat, disikapi Pemko Payakumbuh. Dimana Pemko Payakumbuh memutuskan pelaksanaan shalat Idul Adha 1443 Hijriyah dilaksanakan di Halaman Kantor Balaikota Payakumbuh, Minggu (10/7) menadtang. Hal itu disampaikan dalam rapat persiapan, yang digelar di Aula Randang Kantor Balaikota Payakumbuh, Selasa (5/7).

Rapat persiapan Idul Adha tersebut dipimpin Walikota Payakumbuh yang diwakili Staf Ahli Herlina, bersama Kabag Kesra Irwan Suwandi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Junaidi dan dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh Ramza Husmen, Ketua MUI Kota Payakumbuh H. Mismardi, Perwakilan dari PHBI, Perwakilan Forkopimda dan Kepala OPD terkait.

Staf Ahli Herlina, kepada wartawan usai rapat, mengatakan, dipilihnya Halaman Balaikota Payakumbuh sebagai tempat penyelenggaraan shalat Idul Adha mengingat banyaknya masyarakat Kota Payakumbuh yang akan melaksanakan shalat itu. Sekiranya ada perubahan cuaca seperti hujan, maka nanti jamaah akan dialihkan ke masjid terdekat.

Baca Juga  Wako Riza Bersama Dua Wanita Tercintanya Mencoblos di TPS 3 Kapalo Koto Dibalai

“Pelaksanaan shalat Idul Adha ditetapkan di Halaman Balaikota, mengingat banyaknya masyarakat Kota Payakumbuh yang akan melaksanakan halat. Namun jika nanti cuaca hujan, maka jamaah akan dialihkan ke masjid terdekat yaitu Masjid Taqwa yang ada di Bunian. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi dan mengindari gejolak di masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, dirinya juga sudah meminta keterlibatan OPD untuk kelancaran pelaksnaan shalat Idul Adha itu. Seperti Satpol PP Damkar, Dinas Kominfo, Dinas Perkim, Dinas Lingkungan Hidup, serta pengamanan dan kelancaran lalu lintas oleh Kepolisian, TNI dan Dinas Perhubungan. “Semoga dengan persiapan yang matang ini, penyelenggaraan shalat Idul Adha dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” tambahnya.

Kabag Kesra Kota Payakumbuh Irwan Suwandi, secara terpisah, menambahkan, menyangkut perbedaan waktu penetapan Idul Adha yang terjadi antara pemerintah dan Muhammadiyah, tidak mengurangi semaraknya perayaan Idul Adha tahun ini. Karena sebelumnya pemerintah telah menetapkan Idul Adha pada 10 Juli 2022 dan dari Muhammadiyah menetapkan Idul Adha pada 9 Juli 2022. “Perbedaan waktu Idul Adha seperti ini adalah sesuatu yang biasa terjadi. Jangan sampai perbedaan itu menjadikan umat Islam terpecah-belah dan tidak saling menghormati. Hendaknya umat Islam saling menghormati perbedaan itu,” ucapnya.

Baca Juga  Payakumbuh Barometer Pelaksanaan Pilkada

Disampaikannya, untuk khatib pada shalat Idul Adha nantinya adalah Ustadz Isnaldi Mhd Dini dan Imam Ustadz Zikra Afdal. “Untuk khatib shalat Idul Adha nantinya adalah Ustadz Isnaldi Mhd Dini, yang merupaka seorang pengusaha muslim asli Koto nan Gadang dan merupakan alumni dari SD Simpang Benteng. Serta untuk imam sholat adalah Ustadz Zikra Afdal, juga merupakan putra daerah Kota Payakumbuh,” pungkasnya. 207