Ragam  

Di Kerajaan Aceh abad ke 16, Ramadhan Adalah Bulan Istimewa

(http://sejarah.aceh.my.id)

Ini mengisyaratkan bahwa semua warga Aceh dewasa telah melaksanakan ibadah puasa. Istana Raja menurut Weert tiap hari menyediakan menu berbuka untuk ulama, rakyat jelata, pegawai istana dan musafir, betapa meriahnya Ramadhan di istana Raja Aceh waktu itu. Orang laki-laki dewasa yang biasa makan sirih, selama Ramadhan berhenti dulu makan sirih dan baru boleh pada bulan Syawal.

Takeshi Ito menulis, masjid pada malam Ramadhan sangat ramai, penduduk berbondong bondong melaksanakan shalat tarawih. Ito melihat, Islam benar- benar kuat di Aceh abad ke 17 itu.

Kemeriahan Islam di Aceh yang sudah terpola sejak Islam awal nusantara menandakan Islam benar-benar telah menjadi bahagian kehidupan masyarakat Aceh. (*)