PULAU PUNJUNG – Dharmasraya menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial melalui pelaksanaan ibadah kurban. Dimana pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026 ini bumi ranah cati nan tigo menyembelih 1241 hewan kurban, tersebar di 11 kecamatan dan 52 kenagarian.
Ribuan hewan kurban terdiri dari sapi dan kambing. Penyembelihan kurban dilaksanakan di berbagai masjid, mushala, serta lingkungan masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Dharmasraya.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban tidak hanya menjadi bentuk ketaatan umat Islam kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antar warga.
” Alhamdulillah laporan yang kami terima jumlah hewan kurban tahun ini sebanyak 1241 ekor, meningkat dari tahun sebelumnya, yakni 1338 ekor,” terang Bupati Annisa dalam sambutannya pada pelaksanaan shalat idul adha di halaman kantor bupati setempat yang dibacakan Walinagari Sungai Kambuik, Asrial Amri, Rabu (27/5/2026).
Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus menjaga tradisi berbagi dan kepedulian sosial melalui ibadah kurban. Menurutnya, semangat berkurban menjadi simbol keikhlasan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita berbagi kebahagiaan dengan sesama,” ujarnya.
Katanya, Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya kurban dimaknai sebagai peringatan tentang ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan kepada Allah. Hari besar ini mengenang kisah Nabi Ibrahim yang bersedia mengorbankan putranya atas perintah Allah, lalu Allah menggantinya dengan seekor hewan kurban.
” Makna utamanya meliputi, meningkatkan ketakwaan dan kepatuhan kepada Allah,
menumbuhkan sikap ikhlas dan rela berkorban, mempererat kepedulian sosial melalui pembagian daging kurban kepada yang membutuhkan, serta memperkuat persaudaraan dan kebersamaan umat,” pungkasnya. (roni)












