Cekcok Jukir dan Pengendara di Pekanbaru Viral, Warga Soroti Parkir Liar

PEKANBARU – Sebuah insiden antara pengendara mobil dan seorang juru parkir (jukir) di Jalan Hangtuah, Pekanbaru, menjadi sorotan publik setelah video kejadian itu viral di media sosial.

Peristiwa yang diklaim terjadi pada Minggu siang (25/5) ini diunggah oleh akun Instagram @kabarpekanbaru dan langsung menuai ratusan komentar dari warganet.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berseragam jukir menghampiri pengendara yang berhenti sebentar di pinggir jalan.

Diduga, si pengendara hanya menepi sesaat dan tidak berniat untuk parkir. Namun saat hendak melanjutkan perjalanan, jukir tersebut tetap menagih uang parkir secara memaksa hingga memukul mobil.

Baca Juga  Diduga Akibat Pelecehan, Tabrakan Beruntun Libatkan Taksi Online dan Motor di Pekanbaru

Menurut keterangan dalam unggahan, sikap jukir itu dinilai tidak sopan dan cenderung memaksa.

“Bukannya minta baik-baik, tapi caranya seperti yang ada di video,” tulis akun @kabarpekanbaru dalam caption-nya.

Kejadian ini langsung mendapat respons luas dari masyarakat. Bahkan akun resmi Satreskrim Polresta Pekanbaru terlihat ikut menyukai unggahan tersebut, menandakan perhatian pihak berwajib terhadap situasi ini.

Warganet ramai-ramai mengeluhkan keberadaan jukir liar di Pekanbaru yang kian meresahkan. Salah satunya akun @hans_swanszenager_jr_el_palkon yang menulis, “Dari beberapa kota yang pernah saya singgahi, Pekanbaru lah yang kang parkirnya nyebelin banget. Hampir di semua tempat ada tukang parkir. Indomaret, Alfamart yang seharusnya gratis pun tetap bayar parkir di Pekanbaru.”

Komentar lain juga menyoroti perlunya tindakan tegas dari pemerintah kota. Akun @afri_0477 menyampaikan, “Kapanlah dihapuskan parkir di Pekanbaru ini Pak Wako @h_agungnugroho, sudah meresahkan.”

Bahkan beberapa warga menyebut lokasi rawan seperti area ATM dan minimarket yang kerap dijadikan lahan pungutan liar oleh jukir tak resmi.

Baca Juga  Pasutri Nekat Curi Motor karena Terdesak Ekonomi, Kini Menyesal dan Rindu Anak

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait.

Namun video tersebut telah ditonton lebih dari 204 ribu kali dan menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Pekanbaru.(*)