PADANG PANJANG -Meluasnya penyebaran covid-19 di Kota Padang Panjang, pemko setempat melalui Dinas Perdagkop UKM akan melakukan penertiban di Pasar Sayur Bukit Surungan.
“Kita akan menertibkan Pasar Sayur Bukit Surungan, kita akan berkomunikasi dan bekerjasama dengan pihak pengelola,” kata Walikota Padang Panjang melalui Kadis Perdagkop UKM Arpan, Minggu (3/5) malam.
Meluasnya penyebaran virus corona di Kota Serambi Mekah itu ditandai dengan terus bertambahnya jumlah pasien positif. Hari ini ada lima pasien baru, total pasien positif covid menjadi 19 orang.
Menurut Arpan, aktifitas di Pasar Busur itu diramaikan para petani dari daerah tetangga, Tanah Datar. Sejauh ini pengaturan pasar itu lebih dominan ditangani pengelola pasar, yang notabene pihak swasta.
Mengingat kondisi saat ini dalam bahaya penyebaran covid-19, maka pemko akan turun tangan melakukan penertiban.
“Petani atau pedagang yang bertransaksi di pasar itu harus pakai masker, pakai sarung tangan, jaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan lainnya. Ini yang akan kita awasi dan tertibkan bersama pengelola,” tegasnya.
Untuk Pasar Pusat Padang Panjang, lanjut Arpan, pengawasan dan penertiban sudah dilakukan sejak PSBB mulai diberlakukan. Khusus lantai dua dan tiga yang menjual pakaian dan barang harian tutup total, yang buka hanya toko atau kios yang menjual sembako.
Di beberapa titik masuk pasar disediakan fasilitas cuci tangan bagi masyarakat umum. Sejumlah petugas juga ditempatkan untuk mengawasi dan melakukan penertiban. “Dengan bertambahnya pasien positif covid, kita harus perketat lagi aturan PSBB di Pasar Pusat,” kata Arpan. (Jas)












