BATUSANGKAR – Seratusan perantau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Guguak Padang Laweh (IKGPL) Palembang memadati rumah H. Syafrianto seorang tokoh perantau di Kota Palembang, guna bersilaturahmi bersama Bupati Eka Putra bersama Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra malam kemarin.
Saat itu, Dikutip dari Setdakab, Ketua IKGPL Palembang Hendrizal, mewakil perantau IKGPL menyampaikan terimakasih atas kedatangan Bupati Tanah Datar bersama istri.
“Kedatangan Bapak Eka Putra bersama ibuk Lise menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami, betapa tidak setelah kepulangan kami disambut dan kembali ke rantau pun kami juga dilepas, hari ini kembali menyambangi kami di rantau,” sampainya.
Dikatakan Hendrizal, hal itu menjadi salah satu pemicu dan penyemangat bagi perantau khususnya di Palembang, untuk terus berusaha di rantau dan beberapa waktu kembali lagi ke kampung halaman.
“Tidak hanya menjadi kebahagiaan saja bagi kami, namun kami juga memperoleh informasi tentang program pembangunan di kampung halaman sehingga IKGPL Palembang menyatakan mendukung dan akan berusaha berperan aktif menyukseskannya, seperti IKGPL akan melaksanakan pemberian beasiswa, mendorong generasi hafiz dan hafizah serta program lain,” ungkapnya.
Sementara, Ketua IKTDP Palembang Jhon Hendri juga menyampaikan terimakasih telah mengunjungi perantau di tengah kesibukannya.
“Terima kasih pak Bupati telah mengunjungi warga kami, semoga jalinan silaturahmi ke depan semakin erat lagi,” sampainya.
Jhon Hendri mengungkapkan, perantau sangat senang bertemu langsung pak Bupati bersama istri, karena sebagian besar perantau juga selalu mengikuti perkembangan di kampung halaman.
Sementara itu, Bupati Eka Putra juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan dan jamuan perantau IKGPL dalam kegiatan silaturahmi itu.
“Alhamdulillah, Saya sangat senang dan bahagia bertemu dunsanak kami malam ini. Selain untuk bersilaturahmi bersama perantau selepas menerima penghargaan dari Presiden RI, silaturahmi sebagai bentuk tindak lanjut janji Saya waktu melepas perantau IKGPL Palembang saat kembali ke rantau dulu,” sampainya.
Dikatakan Bupati lagi, dalam masa kepemimpinan kurang lebih 2 tahun 4 bulan, telah cukup banyak prestasi yang mampu diukir dan diraih.
Bupati berharap, setidaknya para perantau juga berperan aktif mendukung bahkan memanfaatkan Progul yang dilaksanakan di Tanah Datar.
“Beberapa program strategis kita luncurkan, salah satunya adalah pemberantasan rentenir agar hilang, karena saya menyaksikan sendiri bagaimana masyarakat yang terjerat rentenir sangat susah kehidupannya. Karena itulah program ini hadir dengan pinjaman modal maksimal 10 juta rupiah tanpa bunga dan pengembalian selama 24 bulan. Saya harap perantau juga menyampaikan informasi kepada dunsanak yang ada di kampung halaman,” tukasnya.
Di kesempatan itu Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra juga menyampaikan ucapan dan ungkapan terima kasih atas sambutan para perantau. “Alhamdulillah, sambutan perantau sangat baik, terima kasih atas sambutannya,” katanya.
Ny. Lise sedikit menggambarkan tentang Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) yang merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Pemerintah Pusat melalui BKKBN kepada sosok yang dinilai mempunyai dedikasi tinggi terhadap program pengendalian penduduk. (ydi)












