Bupati Agam Jamu Komunitas Wartawan BPC Bukittinggi

Bukittinggi – Bupati Agam Benni Warlis menjamu komunitas wartawan yang tergabung dalam Bukittinggi Pers Club (BPC) pada Minggu (10/8) malam di Mess Pemda Agam, Belakang Balok, Bukittinggi.

Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi resmi pertama Bupati dengan awak media yang bertugas di wilayah Agam bagian timur, sekaligus membahas sejumlah isu terkini di daerah.

“Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi sekaligus menjadi kontrol sosial bagi kinerja pemerintah. Terima kasih atas publikasi rekan-rekan selama ini,” ujar Benni Warlis.

Kegiatan yang dipandu Kepala Dinas Kominfo Syatria ini juga dihadiri Kepala Kesbangpol Bambang Warsito, Kadis PMN Handria Azmi, serta sejumlah pejabat terkait.

Baca Juga  Duka dari Perairan Makassar: Rino Eka Putra Ditemukan Meninggal Dunia, BPC Ikut Kehilangan

Dalam sesi tanya jawab, Bupati menanggapi berbagai pertanyaan dan saran dari wartawan. Beberapa isu yang dibahas antara lain bantahan adanya konflik dengan salah satu wali nagari, penegasan Program Unggul (Progul) Sawah Pokok Murah, proses pengerukan sungai untuk mengantisipasi bencana banjir lahar dingin, dan rencana pembangunan Sabo Dam di aliran sungai berhulu Gunung Marapi.

Bupati juga memaparkan perkembangan rencana pemekaran daerah, solusi kemacetan di Pasar Padang Lua melalui opsi pembangunan subterminal, langkah antisipasi bencana galodo di Lasi dan Baso, wacana pendirian sekolah Polwan, hingga rencana pembangunan pelabuhan di Tiku.

“Audiensi ini mungkin terlambat, tapi Insya Allah akan dirutinkan dengan seluruh wartawan di wilayah Agam bagian timur. Kita awali dari BPC,” kata Benni.

Baca Juga  Lembaga Riset Jaggadhita dan BPC gelar Diskusi Publik Pilkada Bukittinggi

Ketua BPC Bukittinggi, Al Fatah, mengapresiasi pertemuan tersebut sebagai langkah mempererat kemitraan pemerintah daerah dengan media, sekaligus wadah konfirmasi langsung kepada kepala daerah terkait isu yang berkembang.

“Media adalah pengawas kinerja pemerintah sekaligus kontrol sosial. Sebaliknya, pemerintah bisa memaksimalkan penyampaian informasi kepada masyarakat dan menerima umpan balik melalui media,” ujar Al Fatah.

Media yang hadir dalam audiensi ini antara lain TVRI, Metro TV, RCTI, SCTV, Padang TV, RRI, ANTARA, Singgalang/Topsatu, Harian Haluan, Rakyat Sumbar, Viva, Tribun, Klikpositif, Haluan.id, Katasumbar, Classy Media, Sumbarkita, dan Mimbarsumbar. (gd)