BUMDes Sejahtera Mandiri Desa Toboh Palabah Gelar Panen Raya

PARIAMAN – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera Mandiri Desa Toboh Palabah menggelar panen raya padi dalam program ketahanan pangan di area persawahan Desa Toboh Palabah, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Jumat (17/4).

Panen raya tersebut dihadiri Wali Kota Pariaman, Yota Balad, beserta jajaran instansi terkait. Iamengatakan, sektor tanaman pangan, khususnya komoditas padi, merupakan strategi kunci dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, guna mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.

“Kita melaksanakan panen raya padi dengan produktivitas mencapai 5 hingga 7 ton per hektare. Ini sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan di Kota Pariaman. Kita juga mendorong desa lain untuk mengembangkan kegiatan produktif, tidak hanya padi, tetapi juga peternakan,” ujarnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta anggota DPR RI atas berfungsinya Irigasi Anai II yang kini telah mengaliri sawah masyarakat.

Baca Juga  Animo Pemuda Pariaman untuk Bekerja di Korea Selatan Tinggi

Menurutnya, Irigasi Anai II sangat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air. Setelah kembali aktif pada Januari lalu, dalam waktu sekitar tiga bulan, sawah di Desa Toboh Palabah sudah bisa dipanen.

“Alhamdulillah, dua hari lalu kita juga telah mengajukan proposal kepada Menteri Pertanian dan langsung direspons oleh Mentan RI, Andi Amran Sulaiman, berupa bantuan pompa air. Insyaallah, Kota Pariaman juga akan mendapat bantuan empat unit drone pertanian,” tambahnya.

Ia menjelaskan, penggunaan drone dalam pertanian berfungsi untuk menyemprot pestisida, herbisida, maupun pupuk cair secara presisi dan merata, termasuk di area yang sulit dijangkau. Teknologi ini juga dapat mengurangi kontak langsung petani dengan bahan kimia berbahaya.

Baca Juga  Gubernur-Sekjen Kemendes Lepas Pebalap Tour de Bumdes Marapi-Singgalang

“Ke depan, generasi milenial dapat bertani dengan lebih modern. Pemupukan dan pengendalian hama cukup menggunakan drone tanpa harus turun langsung ke sawah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua BUMDes Sejahtera Mandiri Desa Toboh Palabah, Ardianto, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pariaman dan seluruh pihak yang telah cepat merespons kebutuhan petani.
Ia mengaku bersyukur atas berfungsinya Irigasi Anai II, sehingga petani tidak lagi bergantung pada curah hujan untuk menanam padi.

Adapun lahan sawah yang dipanen memiliki luas sekitar 2 hektare, dengan total produksi mencapai 10 hingga 14 ton untuk jenis padi Sokan. Saat ini, BUMDes Sejahtera Mandiri fokus pada budidaya padi, dan ke depan direncanakan akan dikembangkan ke tanaman jagung. (agus)