Padang  

Brizzi, Idola Anak Sekolah untuk Transaksi di Trans Padang

Brizzi, Idola Anak Sekolah untuk Transaksi di Trans Padang
Trans Padang. (foto: Dodi)

Di tengah geliat transaki non-tunai, ada satu produk dari BRI yang wajib dimiliki oleh anak sekolah di Kota Padang, yaitu Brizzi. Tentunya ini menjadi nilai lebih bagi BRI untuk memfasilitasi anak sekolah di tengah gempuran transaki non-tunai dengan Qris.

Brizzi pertama kali diluncurkan oleh BRI pada tahun 2012 di Denpasar, Bali. Sementara itu, untuk pembayaran Trans Padang di Kota Padang dimulai tahun 2019. Awalnya, Pemko Padang menerapkan pembayaran Trans Padang wajib menggunakan Brizzi untuk mengurangi anggaran penggunaan kertas tiket Trans Padang.

Namun berjalannya waktu, pem,bayaran non-tunai di Trans Padang mulai massif di gunakan. Tidak hanya dengan kartu Brizzi, akan tetapi juga bisa dengan Qris dan kartu debit semua Bank. Hal ini di ungkapkan oleh Alvino, Dirut PSM (Padang Sejahtera Mandiri), Perumda yang menjadi pengelola Trans Padang saat ditemui di ruang kerja nya.

“Pembayaran di Trans Padang selain memakai kartu Brizzi, juga bisa mengunakan Qris dan Kartu Debit semua bank,” ungkap Alvino.

Kendati demikian, untuk transaksi pembayaran di Trans Padang masih didominasi dengan Brizzi di tengah maraknya  pembayaran non-tunai dengan Qris. Dalam tahun 2025 saja, transaksi pembayaran Trans Padang dengan Brizzi mencapai  68 persen, menggunakan Qris 16 persen dan mengunakan debit 6 persen.

“Untuk saat ini transaksi pembayaran di Trans Padang masih didominasi dengan Brizzi, 68 persen pembayaran dengan Brizzi mayoritas adalah pelajar. Terlihat pada saat jam pergi dan pulang sekolah anak sekolah mendominasi penumpang di Trans Padang,” ungkapnya.

Baca Juga  KUR BRI 2023 Pinjaman Rp100 Juta, Suku Bunga Terbaru Hari Ini, Syarat, dan Simulasi Angsuran

Walaupun pembayaran di Trans Padang sudah bisa menggunakan metode non tunai yang lain, namun Brizzi masih menjadi idola di kalangan pelajar. Ini dikarenakan pelajar tidak memiliki atau tidak diperbolehkan oleh sekolah untuk membawa gawai ke sekolah. Tidak heran kalau kita lihat saat ini pelajar yang menaiki TP, singkatan Trans Padang yang sering di ucapkan oleh pelajar, sudah biasa menggantung kartu Brizzi di tas atau di leher mereka seperti id card.

Menurut pelajar yang setiap hari menaiki TP pergi dan pulang sekolah, mereka menggantung kartu Brizzi di tas atau di leher agar kartu tersebut tidak hilang dan lupa dibawa saat pergi ke sekolah. Bahkan pelajar ini sudah menyiapkan kartu Brizzi dan gantungan nya dari awal masuk tahun ajaran baru di sekolah.

“Awal masuk SMP saya dan teman sudah mulai menyiapkan kartu Brizzi sebelum masuk tahun ajaran baru, mulai dari beli kartu Brizzi dan isi saldo nya hingga beli pernak pernik untuk tempat gantungan kartu Brizzi,” ungkap Atiqa, siswi SMP 11 Padang yang setiap hari pergi dan pulang menggunakan Trans Padang.

Sementara itu, orangtua yang anak nya mengunakan Trans Padang untuk berangkat dan pulang sekolah mengatakan, mereka memilih memakai Brizzi untuk anaknya agar lebih mudah melakukan pembayaran. Kartu Brizzi menjadi item wajib yang disiapkan orangtua dalam menyambut tahun ajaran baru sekolah.

Baca Juga  Pinjam Uang Rp10 Juta Bagusnya di KUR Pegadaian atau BRI? Cek Perbandingan Tabel Angsurannya

“Jadi kartu Brizzi itu salah satu yang saya siapkan untuk anak saya yang baru masuk SMP. Saya melakukan top up setiap bulan agar saldo di kartu Brizzi tidak kosong. Praktis dan mudah,” ungkap Ibu Yeni, salah sorang orangtua  siswa.

Seperti yang kita ketahui saat ini ada aturan sekolah di kota padang, pelajar dilarang membawa gawai ke sekolah, dengan demikian mereka tidak bisa melakukan pembayaran Trans Padang dengan Qris. Kartu Brizzi lah yang menjadi idola di kalangan pelajar di Kota Padang untuk pembayaran saat menaiki Trans Padang.

“Saat ini sekolah melarang siswa membawa gawai ke sekolah, yang diperbolehkan hanya telpon genggam yang bisa dipakai untuk telpon dan sms. Jadi kalau saya lihat siswa kami rata rata punya kartu Brizzi. Mungkin mereka siswa yang mengunakan Trans Padang sebagai alat transportasi pergi dan pulang sekolah. Hampir semua siswa memiliki kartu Brizzi saat ini” ungkap Ibu Arna Fera, Kepala Sekolah SMP N 11 Padang.

Hingga saat ini, PSM sebagai pengelola Trans Padang masih akan bekerja sama dengan BRI untuk fasilitas pembayaran ongkos penumpang. Karena kemudahan dan kepraktisannya, kartu Brizzi masih akan menjadi  idola di kalangan anak sekolah untuk pembayaran di Trans Padang. (Dodi Kurniawan)