BATUSANGKAR – Saat ini anggaran yang diterima nagari berkisar antara Rp250 juta hingga Rp350 juta. Dengan jumlah itu, tentu banyak program dan kegiatan yang belum dapat terlaksana secara maksimal.
Ketua Forum Komunikasi wali Nagari (FKWN) Tanah Datar Genta Maulana di hadapan Bupati Eka Putra dan Wabup Ahmad Fadly saat berbuka puasa bersama di gedung Indo Jolito Batusangkar kemarin berharap kepala daerah untuk memperjuangkan peningkatan anggaran nagari melalui pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Bupati Eka Putra mengatakan dalam forum APKASI beberapa waktu lalu para kepala daerah telah menyampaikan langsung persoalan tersebut kepada Kementerian Desa.
“Alhamdulillah pada kesempatan itu menteri dalam negeri dan menteri desa menyampaikan akan melakukan kajian ulang untuk meningkatkan kembali anggaran bagi desa atau nagari,” jelasnya.
Selain itu, bupati juga menyinggung sejumlah persoalan pembangunan di nagari, salah satunya terkait kondisi jalan. Ia meminta para walinagari segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan perbaikan awal, seperti penambalan atau patching pada jalan berlubang.
“Saya minta kepada wali nagari untuk segera membuat surat dan berkoordinasi dengan Dinas PU agar dilakukan penambalan pada jalan-jalan yang rusak di nagari masing-masing,” tegasnya.
Bupati minta agar wali nagari segera mengusulkan perbaikan irigasi, terutama yang berkaitan dengan dampak bencana dan pembangunan prioritas yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keaktifan wali nagari dalam berkoordinasi dengan perangkat daerah sangat penting, termasuk memantau perkembangan usulan program serta menjalin komunikasi dengan wakil rakyat, mulai dari DPRD hingga DPR RI.
Bupati juga meminta agar wali nagari segera mengusulkan perbaikan irigasi, terutama yang berkaitan dengan dampak bencana dan pembangunan prioritas yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. (ydi)












