Agam  

Api Melalap Rumah Semi Permanen di Agam, Pemilik Rumah Tewas Terbakar

Kebakaran di Koto Jorong Surau Kamba Nagari Ampang Gadang Kecamatan Ampek Agkek, Rabu dini hari (5/6/2024) sekitar pukul 1,30 WIB. (kasnadi)

AGAM – Musibah kebakaran kembali melanda Kabupaten Agam, kali ini satu Unit rumah semi permanen permanen milik Yuli Yusmar (78) suku Koto Jorong Surau Kamba Nagari Ampag Gadang Kecamatan Ampek Agkek hangus terbakar, Rabu dini hari, Rabu (5/6/2024) sekitar pukul 1,30 WIB.

Akibat musibah kebakaran tersebut pemilik rumah Yuli Yusmar turut terbakar cepatnya kobaran api melalap rumah semi permanen itu, korban tidak dapat diselamatkan dari amukan api, korban dilarikan ke RSAM Bukittinggi.

Setelah mendapat kabar, Camat Ampek Angkek, Rahmat Fajri bersama jajaran langsung bergerak pagi Rabu (5/6/2024) menuju lokasi kebakaran sekaligus mengantarkan bantuan untuk keluarga korban terdampak musibah kebaran, berupa sembako dan lainnya.

Baca Juga  Kebakaran di Agam, Satu Orang Tewas Terbakar

Rahmat Fajri Camat Ampek Angkek menjelaskan, bahwa peristiwa kebakaran tersebut terjadi Rabu dini hari sekitar pukul 1,30 WIB semua isi rumah tidak dapat dikeluarga juga nenek Yuli Yusmar (78) meninggal akibat dari musibah kebakaran tersebut, diperkirakan menelan keruguan sekitar Rp200 juta.

Informasi diperoleh menyebutkan, kebakaran melanda Kabupaten Agam berturut pada malam itu terjadi berturut di tiga lokasi. Namun waktu yang berbeda, Selasa malam (4/6/2024) dan Rabu dini hari (5/6/2024) mengakibatkan kerugian cukup besar.
i
Sementara informasi dari Danru pos Damkar Biaro Kecamatan Ampek Angkek Agam menyebutkan, setelah tim Damkar kemabli melaksanakan tugas pemadaman di Ngungun Nagari Koto Tangah Kecamatan Tilatang Kamang Agam.

Baca Juga  Rapat Timpora Tingkat Agam, Ternyata Ini yang Dibahas

Setelah mendapat informasi melalui telpon dari Wali Nagari Ampang Gadang, tim Damkar Pos Biaro langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan 2 unit armada pemadam dan dua unit mobil pemadan Kota Bukittinggi berjibaku memadamkan api berlangsung sekitar 2 jam, personil Damkar berupaya mengantisipasi agar kobaran api tidak menjalar ke bangunan rumah disekitar lokasi kebakaran, ucap Alek.

Peristiwa musibah kebakaran melanda Kabupaten Agam dan merenggut nyawa itu saat ini dalam penyelidikan pihak berwajib Polsek Ampek Angkek Canduang. (Kas)