Payakumbuh – Sejumlah kasus kesehatan terjadi pada anak-anak usai memakan makanan yang menggunakan nitrogen cair di beberapa daerah belakangan ini. Untuk itu, langkah antisipasi harus segera dilakukan, agar kasus tersebut tidak terjadi pula di Kota Payakumbuh.
Walikota Payakumbuh Rida Ananda, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) daerah itu untuk ikut mengawasi peredaran produk pangan siap saji yang menggunakan nitrogen cair. “Kita sudah mengeluarkan surat imbauan tentang pengawasan terhadap penggunaan nitrogen cair pada produk pangan siap saji yang sudah ada kasus di daerah lain,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (25/1).
Menurutnya, pada Surat Himbauan Nomor 440/11/DKK-2023, walikota mengimbau kepada seluruh perangkat daerah dan masyarakat Payakumbuh agar tidak ada korban seperti yang sudah-sudah. “Kita meminta dinas kesehatan Payakumbuh, camat, lurah dan kepala Puskesmas di Payakumbuh, untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap produk pangan siap saji yang menggunakan nitrogen cair yang beredar di masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing,” tambahnya.
Dikatakan, menurut informasi yang diterima dari para ahli, salah satu yang mengandung nitrogen cair seperti ciki ngebul dapat menyebabkan radang dingin dan luka bakar terutama pada beberapa jaringan lunak seperti kulit, mual dan muntah. Selain itu juga dapat memicu kesulitan bernafas yang cukup parah. Tenggorokan terasa seperti terbakar dan memicu kerusakan internal organ tubuh yakni perlukaan usus. “Kita harap OPD terkait, camat, dan lurah bisa memberikan edukasi kepada sekolah-sekolah, anak-anak dan masyarakat terhadap bahaya nitrogen cair pada pangan siap saji,” katanya.
Selain itu, walikota juga meminta adanya pengawasan dan pelaporan dari seluruh pihak, jika ada pedagang yang menjual pangan siap saji yang menggunakan nitrogen cair. “Kita ingin agar informasi ini tersebar luas, dalam rangka pencegahan dan penanggulangan kejadian jajanan Ciki Berasap Nitrogen (Ciki Ngebul). Bila ada informasi dapat menghubungi dinas kesehatan Kota Payakumbuh dan jajaran,” tukuknya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Wawan Sofianto, yang dihubungi terpisah, mengatakan, dari hasil pengawasan baru di temukan satu pedagang yang menjual pangan siap saji menggunakan nitrogen yaitu ciki ngebul itu. “Tapi yang bersangkutan bukan orang Payakumbuh tapi dari Pekanbaru. Dia menjual ini ketika ada keramaian saja. Tapi kita bersama dengan pihak Loka POM sudah mengedukasi yang bersangkutan,” ucapnya. 207












