Padang  

Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Lebaran, ASDP Padang Tambah Dua Rute Pelayaran

PADANG – PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Padang, Sumatera Barat (Sumbar) memperkirakan rute Kota Padang – Siberut dan Kota Padang – Tua Pejat mengalami lonjakan penumpang saat libur Lebaran 2026.

“Biasanya, dua rute itu yang kami perkirakan adanya sedikit lonjakan di periode angkutan Lebaran 2026,” kata General Manager PT ASDP Padang, Hari Gunanto, Rabu (11/3) di Padang.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang maupun volume kendaraan atau hasil bumi selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah, PT ASDP menambah dua rute pelayaran. Penambahan itu setelah berkoordinasi dan mendapat persetujuan dari Balai Pengelola Transportasi Darat.

Sebagai gambaran, pada periode libur Lebaran 2025 tepatnya H-10 hingga H+10, PT ASDP mencatat jumlah penumpang di wilayah itu mencapai 3.288 orang dengan total 39 trip. Selain itu, PT ASDP juga mencatat 757 kendaraan roda dua, roda empat dan sejenisnya yang berhasil diangkut KMP Gambolo dan KMP Ambu Ambu.

Baca Juga  Peringati Tahun Baru Islam 1443 H dan HUT Kemerdekaan RI ke-76, PLN Sumbar Gelar Tausiyah Via Daring

Untuk mencegah antrean penumpang khususnya di periode yang diperkirakan terjadi lonjakan ASDP akan mengoptimalkan koordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat setempat selaku operator Pelabuhan Bungus.

Selain itu, untuk mengurangi antrean penumpang saat memasuki kapal, instansi terkait juga sudah menyiapkan skema pembelian tiket online. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses administrasi dari penumpang.

Ia mengatakan, saat ini pembelian tiket secara online baru melayani rute Kota Padang-Tua Pejat. Sementara untuk lintasan atau rute lainnya masih offline atau sedang dalam tahap pengembangan penggunaan tiket online. Khusus pembelian tiket offline akan dikelola langsung oleh Balai Pengelola Transportasi Darat.

Baca Juga  Gudang Keramik di Lubuk Begalung Terbakar

“Untuk online, itu sudah diatur melalui sistem sehingga siapa pun yang membeli pertama, maka dialah yang akan mendapatkan antrean nomor pertama,” jelas dia.

Tidak hanya itu, langkah lainnya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang ialah PT ASDP juga menggencarkan sosialisasi jadwal keberangkatan kapal, baik itu dari Kota Padang menuju Kabupaten Kepulauan Mentawai maupun sebaliknya.

Pihaknya menegaskan, jika terjadi lonjakan atau antrean penumpang di pelabuhan ASDP bersama Balai Pengelola Transportasi Darat akan memberangkatkan kapal sesuai dengan kapasitasnya.

“Nah, kapasitas kapal ini prioritas utamanya adalah keselamatan dimana kapal itu tidak boleh melebihi muatannya,” ujarnya menegaskan. (ant)