Agam  

Antisipasi Libur Lebaran, Dishub Diminta Lakukan Rekayasa Lalulintas di Padang Lua

Andri Warman

Lubuk Basung – Untuk mengantisipasi kemacetan di Padang Luar, Bupati Andri Warman memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Agam, Andrinaldi, untuk melakukan rekayasa lalu lintas.

Pernyataan ini disampaikan dalam rapat khusus terkait persiapan Pemerintah Kabupaten Agam dalam menghadapi penanganan lalu lintas di pasar tradisional menjelang Hari Raya Idul Fitri pada tanggal 10 April 2024, terutama di Padang Luar, bersama dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Pemerintah Nagari, dan Pengelola Pasar Padang Luar di Mess Pemerintah Kabupaten Agam Belakang Balok Bukittinggi, pada hari Minggu (31/3).

Bupati Agam, Andri Warman, menugaskan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Agam, Andrinaldi, untuk berkoordinasi dengan Polresta Bukittinggi, Pemerintahan Nagari, dan Pengelola Pasar Padang Luar dalam rangka penataan lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M, terutama pada hari pasar di Padang Luar, Kecamatan Banuhampu.

“Dalam beberapa hari lagi, kita akan memasuki Hari Raya Idul Fitri, dan pada umumnya perantau serta masyarakat yang bersilaturahmi pada hari tersebut akan saling mengunjungi,” ujarnya.

Selain itu, sudah dipastikan bahwa ruas jalan di depan Pasar Padang Luar, terutama pada hari pasar, akan mengalami kemacetan karena pasar tersebut akan ramai. Bupati berharap situasi ini dapat ditangani dengan baik.

Ketua Pengelola Pasar Padang Luar, Ade Maulia, menyampaikan dalam rapat tersebut bahwa penanganan lalu lintas di depan Pasar Padang Luar akan efektif tertangani dengan melibatkan aparat kepolisian lalu lintas serta pengamanan oleh Satpol PP Agam.

“Kemacetan terjadi karena pedagang berjualan hingga tumpah ke pinggir jalan, serta karena adanya angkutan yang parkir di pinggir jalan baik menunggu maupun menurunkan penumpang,” kata Ade.

Pengawas pasar, A. St. Kayo, menambahkan bahwa penanganan pedagang menjadi tanggung jawab pengurus pasar dengan bantuan Satpol PP, sementara pengaturan lalu lintas dan parkir dibantu oleh anggota kepolisian Polres Bukittinggi.

“Kami berharap mendapatkan bantuan dari Polresta Bukittinggi, Pol PP, dan Dishub Agam,” ujarnya. (mr)