160 Santri MDTA di Pariaman Diwisuda

- Sebanyak 160 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Gabungan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC)

PARIAMAN – Sebanyak 160 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Gabungan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) se-Kecamatan Pariaman Utara, mengikuti prosesi wisuda, di Aula SUPM Pariaman, Sabtu (14/6).

Dalam sambutannya, Walikota Pariaman Yota Balad menegaskan pentingnya memanfaatkan masa kanak-kanak sebaik mungkin untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, agar anak-anak tumbuh menjadi generasi rabbani yang berjiwa Qurani.

Ia berharap, momen wisuda ini tidak menjadi akhir dari proses pembelajaran Alquran, melainkan menjadi titik awal untuk terus meningkatkan hafalan, demi mewujudkan visi Pemko Pariaman satu rumah satu hafidz.

Baca Juga  Sembilan Parpol di Kota Pariaman Ikuti Bimtek Bantuan Keuangan

Wisuda santriwan dan santriwati MDTA merupakan momen penting yang menandai selesainya pendidikan dasar keagamaan Islam bagi para santri. MDTA sendiri berperan sebagai lembaga pendidikan non-formal yang melengkapi pengetahuan dan keterampilan agama, serta membentuk karakter santri yang berakhlak mulia.

Sementara itu, Ketua DPAC-FKDT Kecamatan Pariaman Utara, Delfiadi, menyampaikan kegiatan wisuda santri ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh DPAC-FKDT Kecamatan Pariaman Utara.

“Tahun ini, kita mewisuda sebanyak 160 santri yang berasal dari 19 MDTA di Kecamatan Pariaman Utara. Selain prosesi wisuda, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pengurus, orang tua santri, maupun dengan Pemerintah Kota Pariaman,” ungkapnya.

Baca Juga  Kota Pariaman Pertahankan Juara Umum Lomba Gerakan PKK Sumbar

Lebih lanjut, Delfiadi menambahkan bahwa MDTA memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan identitas keagamaan anak-anak, melengkapi pendidikan umum, serta menanamkan pengetahuan agama yang mungkin belum secara mendalam diajarkan di sekolah formal. (agus)