PARIAMAN – Sebanyak 15 desainer ikuti lomba desain baju kurung Sulaman Kapalo Penitik tingkat Kota Pariaman di Pentas Utama Pantai Gandoriah, Sabtu (11/11).
Lomba ini merupakan Pokok Pikiran (Pokir) dari Ketua DPRD Kota Pariaman, Harpen Agus Bulyandi dan dibuka Pj. Walikota Pariaman Roberia .
Roberia mengatakan Kota Pariaman sebagai tempat kerajinan Sulaman kapalo penitik. Sulaman ini merupakan merupakan salah satu icon kerajinan khas Kota Pariaman.
“Semoga untuk kedepannya penamaan kapalo penitik tidak berubah menjadi kepala peniti karena ini merupakan ciri khas Minang”, ungkapnya
Ia berharap lomba sulaman penitik ini dapat meyemarakan pariwisata Kota Pariaman dan kekayaan intelektual Kota Pariaman.
Sebelumnya Kadis Perindagkop Kota Pariaman, Alyendra menyampaikan bahwa untuk Sulaman Kapalo Penitik secara subtansi merupakan ciri khas Kota Pariaman.
“Namun, untuk resminya tentu ada proses, semoga semua jajaran dari Pemerintah Kota Pariaman semangat untuk menyegerakan supaya keluar sertifikat kekayaan intelektual yang khas geografinya. Kalau sudah keluar sertifikat, jika ada daerah lain yang meniru maka daerah tersebut harus membayar uang ke Pariaman”, terangnya.
Ia juga berharap pokir- pokir yang seperti ini hendaknya banyak muncul dari anggota DPRD Kota Pariaman demi meningkatkan usaha kerajinan di tengah masyarakat. (agus)












