Program Bajak Gratis Pemkab Tanah Datar Diluncurkan

Bupati Eka Putra coba operasikan mesin bajak. (ist)

BATUSANGKAR – Program bajak gratis Pemkab Tanah Datar dilaunching pada hamparan sawah Keltan Sawah Limbuah Jorong Sitakuak, Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab oleh Bupati Eka Putra bersama Wabup Richi Aprian.

Dihadapan petani, anggota dewan dan pejabat Pemprov, Rabu (2/2), Bupati mengatakan persoalan dihadapi petani selama ini adalah kian tingginya biaya produksi, baik untuk alsintan, pupuk maupun usai panen. Belum lagi masalah pengairan akibat saluran irigasi yang rusak dan tidak berfungsi maksimal.

Untuk itulah, kata Bupati, dibuat empat program unggulan dijanjikan ke masyarakat berkaitan dengan pertanian.

“Salah satunya, program bajak gratis yang di launching sekarang, dimana sektor pertanian merupakan sektor prioritas, sebagaimana dituangkan dalam misi ke-dua RPJMD 2021-2026, yaitu meningkatkan ekonomi masyarakat Tanah Datar dan perluasan lapangan kerja berbasis pertanian, industri dan UMKM,” jelasnya.

Baca Juga  Perantau Ikatan Keluarga Tanjung Barulak Gelar Mubes

Menurutnya, dari sepuluh program unggulan, sebanyak empat itemnya berada pada sektor pertanian, seperti layanan ajak gratis, Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS), pembangunan dan rehabilitasi irigasi, serta peningkatan kuota pupuk bersubsidi.

Diutarakan, program ini merupakan langkah awal, dan tentunya masih banyak kekurangan. Namun, tentunya masih butuh banyak perbaikan dan pematangan.

Makanya, Bupati berharap dari setiap kalangan untuk memberikan masukan agar program ini berjalan dengan baik, karena merupakan obat tersendiri, terutama dalam menepati janjinya pada masyarakat.

“Hari ini, berkat kerja keras seluruh OPD, program ini berhasil kita luncurkan. Jujur, ini bukan hal yang mudah. Dari seluruh program unggulan, ini yang paling rumit, sekaligus dinanti-nantikan masyarakat Tanah Datar,” tandasnya.

Baca Juga  TNI dan Masyarakat Bangun Irigasi Lewat Program TMMD

Daerah ini merupakan sentra produksi padi di Sumatera Barat. Produksi padi tahun 2021 sebesar 314.917 ton.dengan produktivitas 5,73 Ton/Ha, dan Indek Pertanaman (IP) sebesar 2,56 pertahun.

Sedangkan, produksi beras selain untuk memenuhi kebutuhan lokal, juga dipasarkan ke kabupaten dan provinsi tetangga, karena telah melebihi kebutuhan dalam kabupaten. Pada tahun 2021, Tanah Datar surplus beras sebesar 147.188 Ton.

Dijelaskan,.untuk operasional program unggulan layanan bajak gratis, maka telah dibentuk brigade Alsintan. Layanan diberikan bagi seluruh petani dengan tiga pola bantuan sebagaimana tercantum dalam Perbup. (ydi)