Entaskan Kemiskinan, Dinas Perikanan Mentawai Berikan Bimbingan Pengembangan Produk

Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Mentawai, Usman Labai

 

MENTAWAI-Sebagai langkah mengentaskan kemiskinan serta mengembangkan produk masyarakat di pinggiran Pantai, Dinas Perikanan Kepulauan Mentawai terus mendorong dan memberikan bimbingan terhadap kualitas produksi ikan asin di Kepulauan Mentawai melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Mentawai, Usman Labai kepada topsatu.com pada Rabu (23/3/2022).

“Kepulauan Mentawai sangat terkenal dengan produksi ikan asin yang berkualitas, karena itu kita terus mendorong dan memberikan bimbingan kepada para Ibu-ibu yang tergabung dalam Bumdes untuk mengembangkan produk miliknya agar bisa menjadi oleh-oleh yang masuk ke pasar-pasar ritel,” jelasnya.

Baca Juga  Uang Gratis Rp400 Ribu Sudah Masuk Rekening Bank BRI, Mandiri dan BNI, Bansos BPNT Tahap 5

Ikan asin di Kepulauan Mentawai sangat berbeda dengan tempat lain, karena kualitas yang baik dan segar, khusus di asinkan tanpa bahan-bahan pengawet usai di tangkap nelayan.

Usman juga mengatakan, pengembangan produk yang berkualitas melalui pengelolaan yang baik seperti penggunaan kemasan, nantinya tampilan penjualan akan semakin menarik dan bisa di kirim keluar untuk di pasarkan ke toko-toko.

“Untuk saat ini ada beberapa wilayah yang telah menggunakan kemasan produk ikan asin seperti Bose,Siberut dan di targetkan kedepannya, seluruh Bumdes yang mengelola ikan asin, mulai mengemas dengan baik dan pastinya akan menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat,sehingga penghasilan masyarakat di pinggiran pantai di targetkan mencapai Rp.5juta perbulannya atau lebih,” ungkapnya kepada topsatu.com.

Baca Juga  Realisasi Investasi Sumbar 2019 Capai 123 Persen, Belanda Terbanyak 

Dia juga menambahkan, Jenis ikan yang biasanya dikemas diantaranya seperti ikan karang, tamban, Serei dan lainnya.

” Karena Covid-19 masih melanda, anggaran juga terbatas sehingga program belum berjalan dengan maksimal,tapi pihak Dinas Perikanan akan terus bekerjasama dengan stake holder terkait dalam membimbing masyarakat agar mengembangkan produk-produk miliknya, sehingga nantinya Kepulauan Mentawai menjadi sentra ikan asin berkualitas dan terbesar nantinya,”tambahnya.(rian).