BATUSANGKAR – Sedikitnya 100 pelaku UMKM di Tanah Datar mengikuti pelatihan Digital Enterpreneurship Academy (DEA) digelar BBPSDMP Kominfo Medan bersama Pemkab.
Bupati Eka Putra tampil sebagai keynote speaker pada pelatihan dilaksanakan dua hari pada Selasa-Rabu (8-9/2) di ballroom sebuah hotel di Batusangkar.
Menurut Kepala BBPSDMP Kominfo Medan Irbar Samekto, pelatihan digital enterpreneurship academy ini salahsatu program dalam digital talent cholarship yang diluncurkan Kemeterian Kominfo dalam memperkuat SDM digital di Indonesia.
“Kemenkominfo terus berupaya meningkatkan SDM digital di Indonesia melalui program digital talent scholarship dengan kegiatan mempersiapkan pelaku UMKM menggunakan teknologi dalam menjalankan usahanya sehingga dapat meningkatkan peguatan SDM digital dalam menghadapi persaingan,” katanya.
Sementara, Eka Putra menyatakan Pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya berbagai masalah terutama di bidang perekonomian, tentunya akses menjadi terbatas dan tiap usaha mengalami kesulitan dalam pemasaran.
Dikatakan, saat perekonomian masyarakat menurun drastis pada semua lintas sektor, diantaranya pariwisata, perdagangan, industri rumah tangga, manufaktur dan pertanian. Untuk mengatasi permasalan ini tentu harus mengikuti perkembangan zaman digitalisasi.
“UMKM mampu bertahan adalah usaha yang ikut perkembangan zaman dan cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi, makanya kita mengajak pelaku UMKM dan calon wirausaha untuk belajar dalam menfaatkan kemajuan teknolagi. Dimana akan dapat menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat dan perekonomian daerah,” ucap Bupati.
Diutarakan, Pemkab juga berupaya melakukan terobosan untuk menggeliatkan unit usaha masyarakat. Dimana UMKM tercatat pada Dinas Koperindag per Desember 2021 sebanyak 66.293, tersebar pada 7 jenis usaha yaitu usaha di bidang kuliner, fashion, agribisnis, teknologi, otomotif, perawatan tubuh, dan usaha di bidang kerajinan dan cendramata.
Diharapkannya, dengan pelatihan ini akan terbangun SDM unggul dan mampu bersaing dengan industry lainnya.
Hal senada disampaikan Ketuq Dekranasda Tanah Datar Ny Lise Eka Putra saat didampingi Kadis Kominfo Abrar, Kadis Koperindag Darfizal. Ia berpesan agar UMKM kreatif untuk meningkatkan kualitas produknya, daya jual maupun sistim pemasarannya. Pelaku usaha harus cerdas memanfaatkan pasar, teknologi sehingga pangsa pasarnya juga luas.
“Mari cerdas memanfaatkan teknologi, Saya berharap para pelaku UMKM cerdas membaca peluang pasar, dan memanfaatkan teknologi. Kalau bisa punya toko online sendiri sehingga gampang memasarkan produk dan biayanya rendah,” ucapnya.
Patut disyukuri, tambahnya, pelatihan terhadap UMKM dari Kominfo Medan sangat besar manfaatnya karena untuk Sumbar hanya Tanah Datar menerimanya. (ydi)












