Yakub Saguruk Pimpin Partai Golkar Kepulauan Mentawai

  • Bagikan
Sekretaris Partai Golkar Sumbar, Desra Ediwan AT menyerahkan panji Partai Golkar pada Yakub Saguruk usai terpilih secara aklamasi pada Musda V yang digelar di Padang, Sabtu (20/3/2021).

PADANG – Yakub Saguruk terpilih secara aklamasi sebagai ketua Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Mentawai, pada musyawarah daerah (Musda) V yang digelar di Padang, Sabtu (20/3/2021).

Dalam orasi politiknya usai terpilih secara aklamasi, Yakub menegaskan, dirinya siap maju sebagai calon bupati pada pemilihan serentak 2024 yang tahapan pelaksanaannya beririsan dengan pelaksanaan Pemilu legislatif dan presiden.

“Sebelum maju sebagai calon kepala daerah, saya bersama seluruh kader, akan berjuang keras membawa kemenangan bagi Partai Golkar di Mentawai. Minimal 4 kursi parlemen akan kita raih dari hanya 2 kursi di periode 2019-2024,” ungkap Yakub.

Musda V ini dibuka Ketua Partai Golkar Sumbar, Khairunnas didampingi Desra Ediwan AT (sekretaris), Erick Hariyona (bendahara), Herdanalis Kobal (anggota Fraksi PG DPRD Sumbar), Andi Mastian (Badan Saksi Nasional Sumbar), Nisfan Jumadil (Plt Partai Golkar Mentawai) dan pengurus lainnya.

Sementara, Musda dengan 5 agenda pleno itu sendiri, dipimpin Wakil Sekretaris yang juga juru bicara Partai Golkar Sumbar, Aguswanto dengan anggota Erwin Pribadi, Kristinus, Masimo dan Maralus.

Untuk meraih kemenangan itu, Yakub berharap soliditas pengurus hingga kader tingkat desa semakin kuat. Dengan begitu, tegasnya, Partai Golkar Mentawai siap menyukseskan agenda partai secara nasional yaitu menghantarkan Airlangga Hartato sebagai presiden.

Sementara, Khairunnas saat membuka Musda berpesan pada ketua terpilih, untuk bersegera menyiapkan infrastruktur partai hingga tingkat desa. Kemudian, menyiapkan saksi partai di seluruh TPS yang ada di Mentawai pada Pemilu 2024 nanti.

“Musda Mentawai ini merupakan yang ke-18 dari 19 kabupaten/kota di Sumbar. Tersisa Kota Bukittinggi yang belum Musda. Konsolidisi yang berjalan tanpa gejolak berarti ini, menandai mulusnya jalan menuju kemenangan di setiap agenda politik Partai Golkar Sumbar kedepan,” ungkap Khairunnas yang merupakan bupati Solsel terpilih hasil pemilihan 2019 lalu.

Yakub kemudian langsung didapuk sebagai ketua formatur bersama empat orang anggota yaitu Erwin Pribadi (perwakilan pengurus provinsi), Masimo dan Maralus (2 orang pengurus kecamatan) serta Kristinus (organisasi yang mendirikan/didirikan Partai Golkar).

Oleh Desra Ediwan, Yakub bersama anggota formatur, diberikan tenggat waktu 2 pekan untuk membentuk kepengurusan periode 2020-2025. Selain itu, menyelesaikan konsolidasi organisasi hingga Agustus 2021.

Mendapatkan tantangan itu, Yakub menyatakan, siap memenuhi target waktu konsolidasi ini. Dia berharap, kurang dari 2 pekan, pengurus telah terbentuk. Selanjutnya, secara marathon akan menggelar musyawarah tingkat kecamatan dan desa.

“Pekerjaan Rumah pertama saya adalah membentuk pengurus sampai tingkat desa hingga Agustus 2021 ini sebagaimana ditargetkan pengurus provinsi. Saya minta semua kader untuk saling bekerjasama mewujudkan target ini,”  tegasnya.

Selain itu, Yakub menyebut, akan mempersiapkan kader terbaik yang akan bertarung memperebutkan kursi parlemen di Pemilu 2024.

“Pengunduran jadwal Pilkada ke tahun 2024, sebuah momentum yang harus dimanfaatkan demi kemenangan Partai Golkar di Mentawai nanti. Kerja besar ini perlu soliditas dan kerjasama seluruh kader,” harap Yakub.

Siapkan Saksi

Sementara, Sekretaris Partai Golkar Sumbar, Desra Ediwan Anantanur mewanti-wanti, selain membentuk pengurus hingga tingkat desa, juga harus menyiapkan kader yang akan ditugaskan sebagai saksi.

“Setiap saksi yang ditunjuk, harus bermukim di sekitar TPS. Mereka langsung didaftarkan ke BSN (Badan Saksi Nasional) provinsi dan akan langsung dibuatkan kartu anggotanya,” terang Desra.

Desra berharap, Yakub memanfaatkan ajang konsolidasi internal ini, sebagai ajang memperkenalkan secara massif Partai Golkar ke seluruh lapisan masyarakat Mentawai.

“Laksanakan musyawarah kecamatan sesuai petunjuk teknis yang ada. Jangan main tunjuk tunjuk saja,” tegas Desra saat menutup Musda. (benk)

  • Bagikan