Wujudkan Pilkada Berkualitas dan Berintegritas, Bawalu Pasbar Gandeng Media dan Mahasiswa

  • Whatsapp
Sekretaris PWI Pasaman Barat, Gusmizar didampingi Penasehat, Yulison bersama Ketua Bawaslu Pasaman Barat, Emra Patria serta komisioner lainnya menandatangani nota kesepahaman bersama Bawaslu Pasaman Barat untuk sinergi pengawasan Pilkada di Pasbar. (Ist)

Simpang Empat – Bersinergi mewujudkan Pilkada yang berkualitas dan berintegritas, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasaman Barat. Keduanya bersinergi membuat nota kesepahaman tentang pengawasan pemilihan umum kepala daerah serentak 2020.

Penandatangan nota tersebut dilaksanakan Rabu, (14/10) di hotel guchi, Simpang Empat Pasaman Barat. Sekaligus pada kesempatan itu digelar sosialisasi pengawasan pemilu partisipasi bersama mahasiswa dan media se-Pasaman Barat.

Sesuai nota kesepahaman, Bawaslu bersama PWI Pasaman Barat bersinergi dan berkomitmen melakukan pengawasan pemilu bersama media dan juga mahasiswa yang ada di daerah itu.

“Peran media dan mahasiswa sangat dibutuhkan dalam pengawasan Pemilu,” kata Ketua Bawaslu Pasaman Barat, Emra Patria.

Katanya, sebagai pilar keempat demokrasi, pers memiliki peran yang strategis dalam mengawal proses demokratisasi, salah satunya Pilkada serentak 2020.

“Sejak awal kami ingin ada komunikasi yang baik dengan teman-teman pers, ada sinergitas saling membangun,” ujarnya.

Lanjut Emra, Pers dan Bawaslu bisa saling menguatkan dalam melakukan peran pengawasan Pilkada. Makanya disepakati pihaknya mengikat kerjasama dengam PWI dalam bentuk kesepahaman bersama (MoU) untuk penguatan kelembagaan lembaga pengawas pemilu itu. Selain itu juga ingin edukasi kewartawanan ada di jajaran Bawaslu.

“Jumlah tenaga Bawaslu termasuk sekretariat yang ada di kabupaten hanya 150 orang, sementara yang akan diawasi cukup banyak,” katanya.

Menurut Emra, dengan adanya komitmen bersama ini maka mahasiswa dan media bisa menjadi perpanjangan tangan Bawaslu di lapangan untuk menyampaikan informasi awal pelanggaran yang terjadi.

“Jika terjadi pelanggaran maka bisa langsung diberikan informasi kepada petugas Bawaslu. Maka kami akan menindaklanjutinya,” katanya.

Ia memastikan bagi informan yang memberikan informasi pelangaran akan dilindungi dan tidak akan dipublikasikan.

Penasehat PWI Pasaman Barat, Yulison didampingi Sekretaris, Gusmizar mengatakan, pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi langkah Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat yang menggandeng PWI dalam proses pengawasan Pilkada Pasbar  2020.

“Ini merupakan kemajuan demokrasi di negeri kita, dengan demikian PWI dan Bawaslu akan bersinergi mewujudkan Pilkada 2020 yang bersih dan jujur,” kata  Yulison.

Media, tambah Yulison sangat berperan penting dalam mensukseskan Pilkada, karena melalui media massa masyarakat dapat mengetahui proses perhelatan Pilkada yang sedang berlangsung.

Ia berharap, menjelang Pilkada  2020, masyarakat tidak terpengaruh isu atau berita bohong yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan, khususnya rakyat Pasaman Barat.

“Masyarakat harus lebih bijak menerima informasi dan harus mengecek kebenaran sumber berita yang didapatkan, karena sekarang ini banyak sekali berita bohong dan isu-isu yang dapat memecah belah persatuan,” tungkas Yulison.(Dika)

Related posts