AGAM — PT Semen Padang menegaskan komitmennya dalam membantu pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam melalui pembangunan jembatan darurat di Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan. Jembatan tersebut kini menjadi akses vital bagi ratusan warga Koto Alam dan Batu Kambing, terutama untuk mobilitas harian dan distribusi bantuan setelah jembatan lama rusak parah akibat bencana.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyatakan bahwa kehadiran jembatan darurat tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang berjuang bangkit dari bencana. “Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana kehadiran PT Semen Padang dapat membantu warga kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Win.
Ia menegaskan bahwa PT Semen Padang memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat Sumatra Barat, mengingat perusahaan lahir, tumbuh, dan beroperasi di daerah tersebut. Karena itu, ketika warga Salareh Aia membutuhkan akses vital untuk aktivitas ekonomi dan penyaluran bantuan, perusahaan langsung bergerak cepat membangun jembatan darurat.
Win menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini dilakukan untuk memperlancar mobilitas warga yang sebelumnya harus menyeberangi jalur sungai berbahaya. Keberadaan jembatan tersebut kini memungkinkan distribusi bantuan berjalan lebih efektif dan aktivitas sosial ekonomi kembali pulih. “Harapan kami, jembatan ini dapat mempercepat proses recovery pascabencana,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas apresiasi Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Bupati Agam Benni Warlis terhadap langkah yang dilakukan Semen Padang. Menurut Win, apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memberikan kontribusi dalam penanganan bencana di Sumatra Barat.
Lebih lanjut, Win menuturkan bahwa pembangunan jembatan darurat ini selaras dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya poin kelima mengenai peningkatan kualitas lingkungan hidup dan poin ketujuh tentang penguatan ketahanan bencana. Hal ini menunjukkan bahwa bantuan Semen Padang tidak hanya berorientasi jangka pendek, tetapi juga mendukung kebijakan nasional.
Selain jembatan darurat, Semen Padang Peduli juga aktif menyalurkan berbagai jenis bantuan seperti sembako, peralatan kebersihan, serta tenaga relawan untuk membantu warga memperbaiki rumah dan fasilitas umum. Win menyebut bahwa dukungan ini akan terus berlanjut selama proses pemulihan berlangsung.
Dengan adanya langkah-langkah berkelanjutan tersebut, PT Semen Padang berharap masyarakat Salareh Aia dapat kembali bangkit lebih cepat. Win menutup dengan harapan bahwa keberadaan jembatan darurat dan relawan Semen Padang dapat menjadi bagian penting dari percepatan pemulihan pascabencana di Agam.












