Wawako Pariaman Tinjau Fasilitas Pengelolaan Sampah Bantuan Pusat

PARIAMAN – Wakil Walikota Pariaman Mulyadi meninjau sejumlah fasilitas pengelolaan sampah bantuan dari pemerintah pusat yang tersebar di beberapa titik di Kota Pariaman. Kunjungan dilakukan ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) di Desa Tungkal Selatan, Kecamatan Pariaman Utara, Selasa (3/6).

Dalam kunjungan tersebut, wawako didampingi oleh Asisten II Setdako Pariaman Elfis Candra, Tim Ahli Yofan Syarif, serta jajaran Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) serta tokoh masyarakat setempat.

Beberapa fasilitas yang ditinjau antara lain Pusat Daur Ulang (PDU) Kota Pariaman di Desa Tungkal Utara, Kecamatan Pariaman Utara, bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2021.

Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) milik Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Balai Indah di Desa Balai Naras, Kecamatan Pariaman Utara, bantuan Kementerian PUPR melalui program Kotaku dan swadaya masyarakat tahun 2022.

Baca Juga  Wawako Pariaman Sampaikan Tanggapannya terhadap Pandangan Akhir Fraksi tentang Rancangan KUA PPAS

TPS 3R KSM Berkah Nyato di Desa Batang Kabung dan TPS 3R KSM 7 Suku di Desa Koto Marapak, Kecamatan Pariaman Timur, bantuan dari Kementerian PUPR pada tahun 2021 dan 2022.

Wawako Mulyadi menyayangkan banyak fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Hampir semua fasilitas yang telah kita terima ini belum diberdayakan. Untuk itu, kami akan melakukan pendampingan dan pelatihan kepada desa-desa agar bisa mengelolanya secara mandiri. Sementara PDU di Desa Tungkal Utara akan kita optimalkan agar bisa segera beroperasi. Fasilitas ini memiliki kapasitas hingga 10 ton per hari, cukup untuk mengatasi masalah sampah di Kota Pariaman,” tegasnya.

Menurut Mulyadi, keberadaan PDU dan TPS 3R merupakan bagian dari strategi pengelolaan sampah yang lebih terpadu dan berkelanjutan, dengan fokus pada reduksi, penggunaan ulang, dan daur ulang sampah. Ia menambahkan bahwa sejumlah TPS 3R dan Bank Sampah telah bekerja sama dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik di Kota Pariaman.

Baca Juga  Wawako Pariaman Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi tentang LKPD 2024

“Kunjungan ini merupakan langkah awal untuk mengoptimalkan seluruh fasilitas dan alat yang tersedia. Kami juga akan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten dalam pengelolaan sampah dan pengoperasian alat-alat canggih yang telah diberikan pemerintah pusat,” ujarnya.

Mantan Anggota DPRD tiga periode ini menegaskan, Pemerintah Kota Pariaman akan sangat dirugikan jika tidak memaksimalkan pemanfaatan peralatan modern yang sudah tersedia.

“Alat-alat ini sangat canggih dan berguna dalam proses pemilahan sampah. Sayang sekali jika tidak dimanfaatkan secara maksimal,” pungkasnya. (Agus)