Wartawan Tanah Datar Perlu Belajar Pola Kerja Tribun Pekanbaru.com

  • Bagikan
Pertemuan redaksi Tribun Pekanbaru bersama Kadis Kominfo Abrar dan wartawan Tanah Datar. (yusnaldi)

BATUSANGKAR – Tribun Pekanbaru.com telah menjadi koran digital teratas dan sanggup bersaing dengan media cyber lainnya di Indonesia.

Kunci dari media online mendapatkan pembaca adalah cepat dan akurat dengan melakukan bedah kontens dan pemberitaan dengan analisis google sehingga mampu menyisihkan Media Sosial (Medsos).

“Redaksi dan wartawan di lapangan bekerja keras saban waktu untuk mendapatkan berita terkini dalam siklus berita yang cepat dan menjaga kedalaman informasi serta memperkaya sebuah berita untuk disajikan,” ucap Pimpinan Redaksi Tribun Pekanbaru.com Syarief Dayan didampingi Manager Produksi Harismanto dan Manager Online Rinal Sagita saat menerima wartawan Tanah Datar di ruang redaksi, Jumat (3/12).

Sebaliknya, kata Dayan, bila pola ini tidak dilakukan tiap waktu, maka harus angkat tangan dan menyerah pada gempuran Medsos.

“Pokoknya jangan menyerah begitu saja pada Madsos dalam hitungan detik telah menya.paikan informasi, namun kedalaman, kejeliian akurasi dan ketepatan merupakan keunggan cyber online,” ucapnya.

Disebutkan, dengan kinerja ini membuat Tribun Pekanbaru.com berhasil menembus pengunjung mencapai 2 juta perbulan dengan pendapatan nominal mencapai Rp 400 juta pada November lalu dari google adsanse. Hasil ini mampu menghidupi 18 kru, IT dan wartawan.

Menurutnya, ini dilakukan karena koran cetak tak bisa diandalkan lagi, akibat biaya produksi dan kertas sangat besar sementara opla dan iklan kian mengecil. Mau tak mau harus beralih ke digital.

Saat itu, puluhan wartawan yang bertugas di Tanah Datar melakukan studi komparatif sebagai reward atas kinerjanya. Dikomandoi Kepala Diskominfo Tanah Datar Abrar didampingi Kabid IKP Roza Melfita dan Kabid Goverment Fajri bersama staf.

Menurut Akbar, Tribun Pekanbaru baik koran cetak ataupun media online mampu bersaing saat ini, karena membangun media dapat dipercaya publik dan memanfaatkan platform media digital.

Katanya, saat ini kecepatan dan kepercayaan publik adalah kunci utama memenangkan persaingan media digital saat ini.

“Saatnya, wartawan di Tanah Datar perlu belajar bagaimana cara mengemas berita dengan bertransformasi secara digital seperti yang diterapkan awak redaksi di Tribun Pekanbaru,” ujarnya. (yusnaldi)

  • Bagikan