Wartawan di Sumbar Ikuti Uji Berbahasa Indonesia

Puluhan wartawan Sumbar sedang mengikuti tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diselenggarakan Balai Bahasa Sumbar, Minggu (15/4) di aula kantor tersebut. (Dok Balai Bahasa Sumbar)

PADANG – Sebanyak 24 wartawan di Sumbar mengikuti tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diselenggarakan Balai Bahasa Sumbar, Minggu (15/4/2018) di aula kantor tersebut. Ada tiga sesi tes UKBI yang diujikan kepada wartawan, yaitu mendengar, membaca dan menerapkan kaidah.

Sebelum tes UKBI dimulai, Kepala Balai Bahasa Sumbar, Dwi Sutana mengatakan bahwa tes yang diikuti oleh wartawan dari 16 media massa di Sumbar ini ditujukan untuk menguji kemampuan berbahasa mereka. Karena menurut Dwi, wartawan melalui media massa yang menaunginya menjadi salah satu acuan utama bagi masyarakat dalam berbahasa.

“Pemilihan kata ataupun cara penulisan wartawan saat menulis berita akan menjadi acuan masyarakat dalam berbahasa. Makanya, wartawan memang harus terampil dalam berbahasa,” kata Dwi.

Pada tes UKBI yang pertama kali diadakan khusus untuk wartawan ini, Dwi juga mengatakan kalau sertifikat UKBI yang diterima oleh peserta nantinya sama halnya dengan sertifikat TOEFL.

“Tes UKBI ini bukan saja untuk wartawan. Karena sudah banyak perusahaan yang memasukkan UKBI sebagai syarat penerimaan karyawan, maka Balai Bahasa juga membuka tes UKBI yang bisa diikuti oleh masyarakat umum,” katanya.

Kemudian juga ditambahkan Koordinator UKBI Balai Bahasa Sumatra Barat, Dr. Puteri Asmarini, UKBI saat ini memang penting dan sudah banyak perusahaan yang menjadikan sertifikat UKBI sebagai syarat yang ikut dilampirkan di surat lamaran pekerjaan.

“Bagi masyarakat yang ingin mengajar ke luar negeri juga wajib ikut UKBI, dan nilainya harus unggul,” kata Puteri. (wahyu)

Loading...