Pariaman – Sebanyak 70 KK di Dusun Sampan, Desa Pungguang Ladiang, Kecamatan Pariaman Selatan terancam. Mereka berjuang mengawasi dan mengemasi barang- barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Bahkan tak rela tidur semalaman.
Begitupun akses lalu lintas dari Sicincin, Padang Pariaman ke Kota Pariaman terhambat, akibat tingginya genangan air di badan jalan raya tersebut.
Berdasarkan monitoring yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 01/ Pariaman, Kopda. Nofriadi sejak dinihari di daerah tersebut, warga setempat terpaksa tak tidur semalam sampai saat ini. Hujan masih menguyur daerah tersebut.
“Saya selalu melakukan monitoring di Dusun Sampan yang merupakan daerah rawan banjir, akibat meluapnya Batang manggoi, ” ucapnya Kamis (2711).
Selama melakukan monitoring, diketahui 70 KK terdampak banjir, termasuk ternak dan hewan peliharaan lainnya. Bagi masyarakat yang terdampak banjir ini sudah di ungsikan ke tempat yang lebih tinggi. ” Saya selalu berkoordinasi dengan mayarakat Dusun Sampan Instansi terkait dan BPBD Kota Pariaman apabila terjadi Banjir yang besar,” tuturnya. (agus)












