Padang  

Warga Lambung Bukik Masih Krisis Air, PT Semen Padang Salurkan 8.000 Liter Air Bersih

PADANG – PT Semen Padang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui penyaluran bantuan 8.000 liter air bersih bagi warga RW 01 dan RW 02, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (26/7/2026).

Bantuan tersebut disalurkan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang masih mengalami keterbatasan pasokan air bersih sejak bencana galodo. Kondisi tersebut membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.

Untuk membantu warga, PT Semen Padang mengerahkan mobil tangki air dari Departemen Tambang guna mendistribusikan air bersih secara langsung kepada masyarakat. Penyaluran dilakukan sesuai kebutuhan warga sehingga bantuan dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Menurutnya, keberadaan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas operasional, tetapi juga bagaimana perusahaan dapat memberikan manfaat dan hadir memberikan solusi ketika masyarakat di sekitar wilayah operasional menghadapi persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar.

Baca Juga  Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Pertanian Unand : Program Batu Busuk Tangguh Bencana

“Program bantuan air bersih ini merupakan bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan serta hadir memberikan solusi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya saat terjadi kondisi yang berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Win.

Ia menambahkan, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan program CSR PT Semen Padang. Karena itu, perusahaan berupaya merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, terutama ketika terjadi situasi yang mengganggu pemenuhan kebutuhan dasar, seperti keterbatasan air bersih. Penyaluran melalui mobil tangki diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Penyaluran bantuan air bersih ini disambut antusias oleh warga. Meskipun bersifat sementara, kehadiran truk tangki dari Departemen Tambang PT Semen Padang ini menjadi oase di tengah kesulitan, memberikan kepastian akses air untuk kebutuhan beberapa hari ke depan bagi rumah tangga yang terdampak krisis.

Baca Juga  Mulyadi : Demokrat Sumbar Siap Laksanakan Instruksi AHY Gerakan Lawan Corona

Warga Lambung Bukik sangat berharap krisis air bersih ini tidak menjadi persoalan berkepanjangan. Mereka membutuhkan solusi permanen dari pemerintah daerah maupun pihak terkait untuk memulihkan kembali infrastruktur air bersih yang rusak akibat galodo agar kehidupan mereka dapat kembali normal.

Krisis air di Lambung Bukik ini menjadi pengingat akan pentingnya ketahanan infrastruktur kebutuhan dasar di daerah rawan bencana. Pemulihan pasca galodo tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik jalan dan jembatan, tetapi juga jaminan akses terhadap air bersih bagi masyarakat.

Selagi menunggu solusi permanen, masyarakat Lambung Bukik masih sangat membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak. Kehadiran PT Semen Padang merupakan wujud nyata kepedulian korporasi, namun diperlukan upaya bersama yang lebih luas untuk mengatasi krisis air bersih ini secara tuntas. (*)