Warga Jundul Bertahan di Tengah Banjir Sepinggang Orang Dewasa

oleh
BANJIR- Seorang Bapak memengang erat anaknya arus banjir di salah satu kawasan di Batang Arau kecamatan Padang Selatan, Rabu (26/9). givo alputra

PADANG – Derita warga Jundul Rawang setiap kali hujan lebat tiba tak bisa dielakkan. Seperti halnya Rabu (26/9), hujan deras mengguyur Padang sejak siang membuat kawasan itu dilanda banjir.

TakĀ  tanggung-tanggung, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. Seisi rumah warga terendam. Warga pun berusaha menyelamatkan barang-barang ke tempat ketinggian.

Hingga pukul 19.50 WIB, hujan masih menyelimuti dengan intensitas sedang. Itu juga diiringi dengan suasana gelap gulita. Karena terjadi pemadaman lampu.

“Sudah banjir, gelap pula. Kita tidak bisa melihat apa-apa. Pemadaman lampu terjadi sejak azan Magrib hingga sekarang belum juga hidup,” ujar Yan Warga Jondul Rawang, Rabu malam (26/9).

Disebutkannya, mungkin pemadaman lampu dilakukan pihak terkait dikarenakan agar jangan terjadi insiden yang membahayakan masyarakat.

“Jika lampu hidup takutnya karena air cukup tinggi menggenangi rumah warga sehingga nanti dapat menyebabkan insiden yang tidak diinginkan seperti kesetrum,” katanya.

Untuk saat ini, kondisi warga masih ada sebagian yang bertahan dirumahnya. Sebab, air cukup tinggi diluar rumah sepinggang orang dewasa. Dan, juga kondisi gelap gulita.

“Kita sekeluarga dan warga lain masih tetap bertahan dirumah. Kita berdiam dilokasi yang agak tinggi. Meskipun keadaan rumah udah hampir menyeluruh terbenam air,” ulasnya.

Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan banjir, sebab setiap kali hujan mereka selalu resah karena takut air masuk rumah dan merendam seluruh peralatan rumah tangga. (yose)

 

Loading...