Walikota Buka MTQ IX Pariaman Utara

PARIAMAN – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-IX tingkat Kecamatan Pariaman Utara dimulai. Kegiatan dibuka Walikota Pariaman Yota Balad, di halaman Kantor Camat Pariaman Utara, Jumat (10/7).

Dalam sambutannya, Yota Balad mengatakan pelaksanaan MTQ sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Pariaman untuk mewujudkan Kota Pariaman sebagai Kota Risalah (Beriman, Saleh, dan Berakhlak).

“Dengan komitmen kami bersama Wakil Walikota Pariaman serta dukungan DPRD, insyaallah kita dapat mewujudkan Kota Pariaman sebagai Kota Risalah . Jika nilai-nilai tersebut benar-benar diterapkan dalam kehidupan masyarakat, insyaallah Kota Pariaman akan menjadi daerah yang penuh keberkahan dan dijauhkan dari berbagai bencana,” ujarnya.

Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Alquran, tetapi juga menjadi media syiar Islam untuk membumikan nilai-nilai Alquran di tengah masyarakat sekaligus melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia.

Baca Juga  Pemko Pariaman Kembali Terima Penghargaan Kota Terinovatif

“Kita semua mengetahui bahwa sepintar dan sehebat apa pun seseorang, apabila tidak memiliki akhlak yang baik, ilmunya tidak akan memberikan manfaat yang maksimal. Karena itu, melalui kegiatan keagamaan seperti MTQ ini kita ingin membentuk generasi muda yang mencintai Alquran, rajin mempelajarinya, serta melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang membanggakan Kota Pariaman,” katanya.

Yota juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan MTQ sebagai ajang meningkatkan kemampuan, bukan semata-mata mengejar kemenangan.

“Bagi peserta yang nantinya meraih juara, jangan pernah berbangga diri. Sebaliknya, bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena masih ada kesempatan pada MTQ tahun-tahun berikutnya,” pesannya.

Baca Juga  423 Siswa SMP di Pariaman Terima Seragam Sekolah Gratis

Sementara itu, Camat Pariaman Utara, Dedi Masmudi, mengatakan penyelenggaraan MTQ memiliki makna yang sangat mendalam karena tidak hanya menjadi perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana membangun karakter masyarakat yang Qurani.

Ia menjelaskan, MTQ  mempertandingkan lima cabang lomba, yakni Tilawah, Tartil, Tahfiz, Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), dan Khutbah Jumat.

“MTQ ini berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juli 2026, dengan diikuti sebanyak 209 qari dan qariah yang merupakan utusan dari 17 desa di Kecamatan Pariaman Utara,” jelasnya. (agus)