PADANG – Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, kembali turun langsung ke tengah masyarakat untuk menjemput aspirasi warga di daerah pemilihannya. Kegiatan tersebut dilakukan melalui agenda reses yang digelar pada Selasa (6/1/2026), di Kelurahan Tabing Banda Gadang (TBG), Kecamatan Koto Tangah.
Reses yang berlangsung di sejumlah titik, di antaranya Gurunlaweh, Kampung Lapai, dan Kampung Olo, itu dihadiri ratusan warga. Dalam suasana dialog terbuka, masyarakat menyampaikan berbagai keluhan dan harapan, terutama terkait pemulihan pasca banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Salah satu aspirasi utama warga adalah permintaan agar pemerintah segera melakukan normalisasi aliran sungai serta perbaikan drainase lingkungan. Warga mengaku masih trauma dengan peristiwa banjir bandang yang terjadi pada 27 November 2025, yang sempat merendam permukiman dan merusak infrastruktur.
“Kami meminta sedimentasi lumpur di aliran sungai segera digali dan drainase warga diperbaiki. Kami masih trauma dengan kejadian banjir bandang 27 November 2025 lalu,” ujar perwakilan warga saat menyampaikan aspirasi.
Menanggapi hal tersebut, Mastilizal Aye yang akrab disapa Aye menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi masyarakat dengan berkoordinasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Padang.
“Insya Allah, semua keinginan warga akan kami koordinasikan dengan pihak terkait. Harapannya, jika banjir kembali datang, air tidak lagi merendam permukiman warga,” tegas Aye di hadapan masyarakat.
Selain persoalan banjir, kelompok ibu-ibu Majelis Taklim Indonesia (MTI) juga menyampaikan usulan bantuan kegiatan. Aye mendorong agar usulan tersebut segera dituangkan dalam bentuk proposal dan dimasukkan ke dalam perencanaan anggaran tahun 2025 untuk direalisasikan pada tahun 2026.
Melalui kegiatan reses ini, Mastilizal Aye berharap aspirasi masyarakat dapat menjadi dasar perumusan kebijakan yang tepat sasaran, khususnya dalam upaya penanggulangan banjir dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman di Kota Padang. (*)












