PADANG — Rencana Pemerintah Kota Padang untuk mendirikan infrastruktur olahraga baru mendapat lampu hijau dari legislatif. Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan stadion baru yang berlokasi di kawasan Bungus Teluk Kabung. Menurutnya, langkah ini sangat strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan di Kota Padang agar tidak lagi hanya terpusat di kawasan inti kota.
Mastilizal Aye mengungkapkan bahwa kehadiran stadion ini akan menjadi solusi konkret bagi tim sepak bola kebanggaan daerah, PSP Padang, yang selama ini belum memiliki markas sendiri. Selama ini, klub berjuluk *Pandekar Minang* tersebut harus menyewa lapangan milik pihak lain setiap kali menggelar latihan. Dengan adanya stadion di Bungus Teluk Kabung, PSP Padang dipastikan bakal memiliki rumah sendiri yang representatif untuk mengembangkan performa tim.
Selain berdampak positif bagi dunia olahraga lokal, proyek infrastruktur ini diyakini akan membawa multiplier effect bagi perekonomian masyarakat di pesisir selatan Kota Padang. Mastilizal Aye optimis kehadiran fasilitas publik berskala besar ini akan menggeliatkan sektor pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi. Bungus yang selama ini bertumpu pada sektor wisata alam dinilai akan semakin berkembang pesat berkat adanya pusat keramaian baru.
Rencana pembangunan stadion ini sebelumnya telah dipaparkan secara resmi oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam pertemuan bersama Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bungus Teluk Kabung pada awal Juni 2026. Pemerintah daerah bergerak cepat merangkul tokoh adat dan masyarakat setempat untuk memastikan proyek ini berjalan selaras dengan kebutuhan warga lokal. Kolaborasi ini dilakukan demi kelancaran pembebasan lahan dan tahapan konstruksi ke depan.
Dalam perencanaan makronya, kompleks olahraga di Bungus Teluk Kabung ini tidak sekadar dibangun sebagai lapangan pertandingan biasa. Pemko Padang mendesain kawasan ini sebagai pusat pembinaan sepak bola usia muda yang modern guna menjaring talenta-talenta baru berbakat dari Sumatra Barat. Langkah ini diharapkan mampu menghidupkan kembali gairah kompetisi usia dini di Kota Bingkuang.
Lebih jauh, kawasan stadion baru ini akan diintegrasikan langsung dengan konsep *sport tourism* memanfaatkan potensi keindahan alam Bungus yang masih asri. Integrasi antara fasilitas olahraga dan wisata bahari ini diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan konsep matang tersebut, stadion baru ini diproyeksikan mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus memajukan prestasi olahraga Kota Padang di masa depan. (*)












