Padang  

Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye Ajak Warga Jaga Kondusivitas dan Antisipasi Tawuran Selama Ramadan

Mastilizal Aye.

PADANG – Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusivitas Kota Padang selama Ramadan 2026. Ia menekankan pentingnya peran bersama dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya aksi tawuran remaja yang kerap meningkat saat bulan puasa.

Menurut Mastilizal Aye, Ramadan harus menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan, bukan justru diwarnai aksi negatif di jalanan. Ia mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparat keamanan hingga tokoh adat dan agama, meningkatkan kewaspadaan di titik-titik rawan.

Ia secara khusus meminta aparat kepolisian dan Satpol PP untuk mengambil langkah preventif, termasuk patroli rutin dan pengawasan wilayah yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya remaja. Selain itu, peran tokoh masyarakat seperti Hulu Balang dinilai penting dalam melakukan pendekatan persuasif kepada generasi muda.

Baca Juga  Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Padang Ke-353, Syafrial Kani Apresiasi Capaian Kepemimpinan Hendri Septa

Mastilizal menyoroti masa libur sekolah yang berlangsung hingga 24 Maret mendatang. Kekosongan aktivitas pelajar dikhawatirkan dapat memicu aksi tawuran jika tidak diantisipasi sejak dini. Karena itu, ia mendorong orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka.

“Kita tidak ingin Kota Padang tercoreng oleh aksi tawuran yang tidak jelas tujuannya. Antisipasi sejak dini sangat diperlukan agar kita tidak kecolongan saat fokus pada kegiatan ibadah lainnya,” tegasnya, Jumat (20/2).

Selain persoalan keamanan, Mastilizal juga mengimbau pelaku usaha untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Padang selama Ramadan. Ia meminta agar warung makan tidak beroperasi secara terbuka pada siang hari sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang berpuasa.

Baca Juga  Wali Kota Fadly Amran Hadiri Reses Rafli Boy, Warga Kubu Dalam Parak Karakah Sampaikan Aspirasi Langsung

Tak hanya itu, hiburan malam juga diminta untuk ditiadakan sementara demi menjaga kekhusyukan ibadah dan suasana religius selama bulan suci. Langkah ini dinilai penting agar nilai-nilai Ramadan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Mastilizal Aye mengajak seluruh warga Kota Padang, baik muslim maupun non-muslim, untuk saling menghormati dan menjaga keharmonisan. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban bersama demi menciptakan Kota Padang yang aman, damai, dan religius sepanjang waktu. (*)