Parikmalintang, Singgalang – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sangat mengapresiasi kehadiran pondok-pondok pesantren yang terus mencetak ulama, ustadz dan ustadzah serta tenaga-tenaga Pendidikan Islam berkualitas yang ada di daerahnya. Apresiasi itu diungkapkan Wakil Bupati Rahmat Hidayat ketika menghadiri acara pengukuhan gelar Tuangku, Ustadz dan Ustadzah serta penyerahan Ijazah Santri di Ponpes Nurul Yaqin di Ringan-Ringan, Kecamatan Anam Lingkuang, benerapa hari lalu.
Menurut Rahmat, peran pondok pesantren sangatlah besar untuk masa depan ummat yang lebih baik. Tanpa kehadiran pesantren dan, atau sekolah-sekolah keagamaan negeri ini bisa mengalami krisis kepemimpinan dan hancur. “Sekaitan itulah, pemerintah daerah sangat mengapresiasi kehadiran pondok-pondok pesantren di negeri ini,” ungkap Wabup Padang Pariaman tersebut.
Wabup menyebutkan, Ponpes Nurul Yaqin adalah salah satu pesantren terbesar di Sumatera Barat. Cabangnya banyak. Keberadaan dan peran Ponpes Nurul Yaqin benar-benar sangat besar, khususnya dalam pengembangan pendidikan keagamaan.
Dalam kesempatan itu, Wabup Rahmat sempat mengucapkan selamat kepada para Tuangku dan Ustadzah. Disamping juga mengingatkan bahwa pengukuhan gelar Tuangku dan Ustadzah bukanlah sekadar seremoni, melainkan amanah besar untuk mengabdi kepada agama, masyarakat dan bangsa.
“Gelar yang disematkan hari ini mengandung tanggung jawab moral, sosial, dan keagamaan. Para Tuangku dan Ustadzah diharapkan menjadi teladan, pembimbing umat, sekaligus penjaga nilai-nilai agama dan adat di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, pondok pesantren menyerahkan ijazah kepada 116 santri yang terdiri dari 57 santri putra dan 59 santri putri, serta meluluskan 14 peserta Program AMH dan 3 peserta Program AMD.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Khalifah El Imraniyah Syekh Zulhamdi Kerajaan Nan Shaleh, Pimpinan Pondok Pesantren Drs. Idarussalam Tuanku Sutan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Barat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman, Camat Enam Lingkung, Staf Ahli Bupati Alvian, para orang tua wali santri, serta tamu undangan lainnya. (213)












