Wabup Agam Pimpin Evaluasi Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri

LUBUK BASUNG – Tim satuan tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 Agam terus melakukan evaluasi terhadap upaya penanganan covid-19 yang penyebaran masih bertambah beberapa pekan terakhir.

Rapat evaluasi itu dipimpin Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, Kamis (22/7). Rapat evaluasi digelar untuk mematangkan langkah dan strategi dalam menyikapi kasus penyebaran Covid-19 yang masih terus bertambah.

Dalam rapat itu, Wakil Bupati Agam yang juga ketua Harian Satgas Penanganan covid 19, menegaskan Tim Satgas perlu memiliki pemahaman yang sama dalam hal penanganan Covid-19.

” Perlunya penyamaan persepsi itu sebagai bagian dari xstrategi dalam menekan penyebaran Virus Corona di Agam ” katanya.

Satgas kata Wabub harus berada di garda terdepan dalam penangan covid ini. “Melalui rapat ini diharapkan nanti melahirkan presepsi yang sama, sebab tim satgas merupakan corong dan garda terdepan penanganan Covid-19 bagi masyarakat,” katanya.

Rapat evaluasi juga bertujuan menyigi kembali kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarana penanganan Covid-19 di daerah setempat.

Diharapkan koordinasi penanganan Covid-19 bersama instasi vertikal juga makin terjalin untuk kedepan. Tim Satgas Penanganan Covid-19 diinstruksikan menjalin koordinasi dengan Forkopimda Plus hingga pemerintahan tingkat nagari.

“Kita juga perlu mengupdate kondisi eksisting hari ini, baik dalam hal pendataan, sosialisasi, penegakan hukum, pemberian sanksi, dan seberapa efektif upaya yang sudah kita lakukan,” katanya..

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Agam, Yosefriawan memaparkan, hingga Kamis (22/7) kemarin, total kasus aktif Covid-19 tercatat sebanyak 1.039 kasus.

“Kurva pergerakan angka positif Covid-19 Kabupaten Agam per hari masih mengalami fluktuasi, penambahan kasus tertinggi bulan ini terjadi pada tanggal 17 Juli, yakni 150 kasus,” katanya.

Lebih jauh dipaparkan, per 20 Juli 2021 tercatat sebanyak 426.761 warga Agam yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19. Disebutkan, angka capaian vaksinasi Covid-19 daerah setempat mengalami peningkatan signifikan.

Sejumlah upaya penanganan dampak Covid-19 juga sudah digiatkan, seperti operasi yustisi penegakan Perda Nomor 6 Tahun 2020, penambahan tempat isolasi, penerbitan Surat Edaran Bersama Forkopimda, pelaksanaan vaksinasi, pengoptimalan posko satgas hingga ke tingkat nagari dan sosialiasi protokol kesehatan (M .Khudri)

  • Whatsapp

Related posts