Wabah Covid 19 Kian Meluas, Kepala Daerah Harus Realokasi Anggaran

  • Whatsapp

JAKARTA -Meski Sumbar belum ada yang positif virus Corona, tapi wabahnya kian meluas dan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terus meningkat. Karena itu, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Sumbar didesak merealokasi anggaran belanja untuk alat pelindung diri (APD) tenaga medis.

“Tidak hanya APD tenaga medis, tapi peralatan dan kebutuhan lain yang sangat dibutuhkan untuk melindungi tenaga medis dan masyarakat dari ancaman risiko Covid-19 perlu disiapkan,”sebut anggota DPR dari dapil Sumbar II, H. Guspardi Gaus kemarin.

Politisi PAN ini menyebutkan, wabah yang kian meluas itu, membutuhkan biaya yang cukup besar untuk membiayai keperluan yang berkaitan dengan tenaga medis dan masyarakat. Hal ini tidak bisa dipandang sebelah mata, mengingat di daerah lain seperti Jakarta, sudah banyak yang menjadi korban, baik yang positif Corona maupun yang meninggal.

Mantan anggota DPRD Sumbar tiga periode menghimbau , agar pos-pos belanja yang tidak esensial meski sudah dianggarkan agar segera distop dan dialihkan untuk keperluan biaya pengadaan peralataan dan obat untuk hindari risiko Covid-19.

Disebutkan, sekarang harus cepat dan tepat dalam mengantisipasi penyebaran virus covid 19 ini. Melakukan penyemprotan disinfektan hingga melahirkan kebijakan belajar dipindahkan dari sekolah ke rumah serta bekerja dari rumah ( Work From Home ) itu adalah langkah yang bagus, tapi juga mesti diback up dengan dukungan dana untuk membeli APD maupun obat untuk pencegahan virus Corona ini.

“Kita mengimbau kepala daerah baik provinsi, kabupaten/kota dan legislatif untuk menyepakati realokasi anggaran untuk pencegahan Corona. Jangan dulu korban jatuh, baru kita melangkah ke sana. Harus cepat dan tepat kita bersikap dan bertindak,” sebut Guspardi.

Guspardi menambahkan seluruh masyarakat Sumbar berharap tenaga medis yang menjadi garda terdepan yang menangani dan pencegahan Corona, APD-nya harus memadai. Peralatan lain yang mendukung, juga harus disiapkan. Langkah ini dilakukan agar bisa menekan penyebaran virus covid 19 di tengah masyarakat . (015)

Area lampiran

Rekomendasi