PADANG — Arus lalu lintas di jalur bebas hambatan Sumatra Barat, khususnya ruas Tol Padang–Sicincin, mengalami peningkatan volume kendaraan yang sangat signifikan sepanjang momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha.
Berdasarkan data operasional terbaru per 29 Mei, ruas tol ini mencatat sebanyak 3.342 kendaraan melintas, angka tersebut menunjukkan lonjakan sebesar 56,83% jika dibandingkan dengan kondisi trafik normal.
Kenaikan volume kendaraan ini sejalan dengan langkah PT Hutama Karya (Persero) yang terus memastikan kesiapan layanan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) guna mendukung mobilitas masyarakat selama periode Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila.
Arus lalu lintas di sejumlah koridor jalan tol yang dikelola oleh pihak Hutama Karya terpantau masih mengalami eskalasi yang tinggi karena terus berlanjutnya pergerakan masyarakat ke berbagai wilayah.
Berdasarkan hasil pemantauan trafik harian secara menyeluruh di sepanjang JTTS, akumulasi kendaraan yang melintasi berbagai ruas tol aktif secara total telah menyentuh angka 122.658 kendaraan. Angka agregat tersebut merepresentasikan pertumbuhan sebesar 19,72% dari volume lalu lintas reguler harian mereka.
Dari pantauan di lapangan, pergerakan arus kendaraan sudah mulai memperlihatkan grafik kenaikan sejak beberapa hari sebelum perayaan ibadah kurban dimulai. Akses masuk menuju gerbang tol dan titik-titik persimpangan utama menjadi kawasan yang paling padat, mencerminkan tingginya antusiasme para pemudik lokal maupun pengendara dari luar wilayah yang datang memanfaatkan akses tol ini demi memangkas waktu tempuh perjalanan.
Peningkatan drastis jumlah kendaraan roda empat ini sempat menimbulkan antrean di sekitar gerbang tol utama. Guna mengantisipasi kemacetan yang mengular, pihak pengelola jalan tol bersama aparat lalu lintas setempat telah menyiagakan personel tambahan di titik-titik rawan, memaksimalkan penggunaan gardu pembayaran otomatis, serta mengoptimalkan unit patroli guna memastikan kelancaran lalu lintas tetap terjaga secara kondusif.
Selain didominasi oleh pergerakan masyarakat yang hendak melaksanakan salat Id serta menghadiri prosesi penyembelihan kurban di daerah asal, kepadatan lalu lintas di ruas Padang-Sicincin ini juga dipicu oleh arus pergerakan wisatawan lokal. Libur panjang ini dimanfaatkan oleh banyak keluarga untuk mengunjungi berbagai objek wisata kuliner dan alam yang berada di sekitar jalur perlintasan utama Sumbar tersebut. (M. Ikhsan Nur/Naylaa Syifa/Bintang Padma Negara/Rangga Rahmatul Muhammad-Ilkom Unes)












