Vaksin Ketiga di Mentawai Capai 2.700 Orang

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin pada seorang warga Mentawai. rian

MENTAWAI-Sebagai langkah percepatan pengendalian Covid-19 di Kepulauan Mentawai, jumlah masyarakat yang sudah di vaksin hingga 21 maret 2022 yakni vaksinasi pertama mencapai 69.834 (82.31%), kemudian vaksinasi kedua mencapai 48825 (57.55%) dan vaksinasi ketiga sudah mencapai 2777 (3.27%).

Keterlambatan penginputan data oleh petugas, dikarenakan sulitnya medan serta signal internet di beberapa lokasi wilayah Kepulauan Mentawai dalam pelaksanaan vaksinasi dan penginputan data.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Mentawai, Lahmuddin kepada topsatu.com pada Rabu (23/3/2022).

“Penginputan data sedikit terhambat dan berbeda dengan yang telah di vaksin, dikarenakan sulitnya jaringan internet di beberapa wilayah serta medan yang di tempuh butuh perjuangan oleh petugas. Seperti dari Tua Pejat kelokasi vaksinasi, ada yang naik boat mencapai 7 jam perjalanan, kemudian dilanjut naik motor 4 jam, ada yang bermalam di hutan karena cuaca buruk, dan ada juga naik kapal-kapal kecil atau pompong dan lainnya demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kepulauan Mentawai agar terhindar dari Covid-19,” ujarnya yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sasaran pelaksanan vaksinasi yang dilakukan saat ini mulai dari usia 6 tahun ke atas yang bekerjasama dengan sejumlah pihak diantaranya TNI,Polri, petugas puskesmas, kecamatan, desa dan lainnya untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Dia juga menuturkan, kondisi geografis yang cukup sulit di tempuh pada beberapa lokasi, sangat butuh perjuangan oleh petugas, terlebih vaksin harus di simpan ke beberaa puskesmas lain.

“Di sini masyarakat juga harus paham akan pentingnya vaksinasi guna mencegah penyebaran covid-19, ketika di buka satu posko mari ikut vaksin, jika tidak akan membei ruang penularan covid, jika semua di vaksin perlindungan lebih bagus utuk semua masyarakat,” katanya.

Lokasi-lokasi yang butuh perjuangan dalam pelaksanaan vaksinasi diantaranya pedalaman daerah Simatalu, Sarereket, Sinakak dan lainnya.(rian)