BATUSANGKAR – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyediakan lahan sekitar 1,8 hektar, kalau sekiranya lahan untuk pembangunan sebanyak 129 unit Huntap kurang,
“Silahkan buat surat ke gubernur, nanti Saya sampaikan, paling tidak bisa diberikan 3 hektar lagi, Insya Allah bisa karena ini kan juga untuk masyarakat,” ujar Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian saat meninjau progres rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dan Hunian Sementara (Huntara) kemarin.
Rustian meminta Pemerintah Daerah bergerak cepat dalam pembebasan lahan untuk pembangunan Huntap.
Rustian minta Pemkab melalui instansi terkait untuk memastikan masyarakat yang mau untuk tinggal di Huntap atau relokasi mandiri.
“Sekali lagi, saya minta Pemkab memastikan masyarakat yang mau dan memenuhi persyaratan untuk menetap di Huntap ini, dan bagi yang tidak, akan kita fasilitasi juga dengan relokasi mandiri namun tanah untuk hunian tidak bermasalah dan juga terbebas dari potensi musibah atau bencana,” tegasnya.
Sementara, saat meninjau pembangunan 23 unit Huntara yang direncanakan di Padang Kunyik Nagari Bungo Tanjung Kecamatan Batipuh, Rustian minta dikebut agar lebih cepat tuntas.
“Alhamdulillah, telah selesai 5 unit Huntara saat ini. Saya minta supaya pembangunan lebih cepat supaya masyarakat terdampak bencana terjamin untuk kenyamanannya. Saya harap Huntara ini tuntas dalam dua atau tiga pekan ke depan,” katanya.
Rustian juga mengunjungi lokasi pembangunan 15 unit Huntara yang terletak di dekat Kantor Camat Batipuh Selatan.
“Untuk pembangunan 15 unit Huntara disini tentu juga kita harapkan segera diselesaikan, sehingga masyarakat bisa segera menempatinya. Dan bagi masyarakat yang tidak memilih tinggal di Huntara akan kita bantu dengan bantuan uang kontrak senilai Rp600 ribu selama 3 bulan,” jelasnya.
Wabup Ahmad Fadly yang mendampingi rombongan menyampaikan terima kasih atas kunjungan Sestama serta bantuan dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan Huntara ataupun Huntap.
“Saat ini Tanah Datar memperoleh kuota sebanyak 129 unit Huntap dan direncanakan bakal dibangun di Rambatan, namun sekiranya masyarakat mau relokasi mandiri juga akan difasilitasi asalkan lahan untuk membangun tidak bermasalah,” jelasnya. (ydi)












