PARIAMAN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pariaman menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Jumat (12/6).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua TP PKK Kota Pariaman, Ny. Yosneli Balad, Ketua GOW Kota Pariaman, Ny. Dina Mulyadi, dan Ketua DWP Kota Pariaman, Ny. Afrizal Azhar. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai, pakaian, serta berbagai perlengkapan rumah tangga.
“Bantuan ini merupakan hasil sumbangan dari anggota TP PKK, GOW, dan DWP Kota Pariaman. Semoga dapat meringankan beban para korban yang sedang tertimpa musibah,” ujar Ny. Yosneli Balad.
Total bantuan uang tunai yang disalurkan mencapai Rp7.350.000, ditambah sejumlah pakaian dan perlengkapan rumah tangga lainnya. Kebakaran yang menghanguskan 10 unit rumah kontrakan tersebut menimbulkan kerugian material yang cukup besar. Sebagian korban diketahui merupakan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Pasar Pariaman.
“Kami berharap para korban tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan ini. Semoga ada hikmah di balik musibah yang terjadi dan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat,” tambahnya.
Salah seorang korban kebakaran, Dalis Tati (43), menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian TP PKK, GOW, dan DWP Kota Pariaman yang telah datang langsung menyerahkan bantuan sekaligus memberikan dukungan moril kepada para korban.
“Kedatangan dan perhatian ibu-ibu sangat menguatkan kami sekeluarga yang sedang mengalami musibah. Saat kebakaran terjadi, kami hanya sempat menyelamatkan diri dan anak-anak karena api dengan cepat membesar. Kami tidak sempat menyelamatkan pakaian maupun barang-barang lainnya. Insya Allah bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga segala kebaikan yang diberikan mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT,” tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.50 WIB di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kecamatan Pariaman Tengah. Peristiwa tersebut menghanguskan 10 unit rumah petak dan berdampak kepada tujuh kepala keluarga (KK) atau sebanyak 21 jiwa. Selain rumah, tiga unit sepeda motor serta sejumlah uang tunai milik warga turut hangus terbakar. (r)












