Total 1.102 Warga Sumbar Terjangkit Covid-19, Sembuh 802 Orang

  • Whatsapp
Jasman Rizal.

PADANG – Total sampai hari ini, 1.102 warga Sumbar terinfeksi covid-19, Sabtu (8/8). Terjadi penambahan 23 warga Sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 5 orang, sehingga total sembuh 802 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jasman Rizal mengatakan, total 1.102 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Sumatera Barat dengan rincian, dirawat di berbagai rumah sakit 117 orang (10,6%), isolasi mandiri 106 orang (9,6%), isolasi daerah 16 orang (1,5%), isolasi BPSDM 27 orang (2,5%), meninggal dunia 34 orang (3,1%) dan sembuh 802 orang (72,8%).

Bacaan Lainnya

Tim Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan Veteriner Baso melaporkan, dari 1.929 sample terkonfirmasi tambahan 23 warga Sumbar positif terinfeksi covid-19 (sebagai koreksi rilis tadi pagi, dikarenakan 4 sample dengan hasil inkonklusif), kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 5 orang.

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 23 orang yaitu Padang 17 orang, Kota Solok 2 orang, Kabupaten Solok 1 orang, Pasaman Barat 2 orang dan Bukittinggi 1 orang.

Jasman menjelaskan, ada koreksi jumlah dan asal warga terkonfirmasi. Pagi tadi diinfokan 27 positif. Namun berdasarkan tracking dan tracing, ternyata hanya 23 orang pertambahan positif. Kalau tadi diinformasikan ada warga Agam, setelah tracking dan tracing, ternyata warga Kota Bukittingi.

Begini rincinannya:

  • Kota Padang
  • Wanita 10 th, warga Tanah Sirah Piai, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 43 th, warga Tanah Sirah Piai, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di RS. Unand.
  •  Wanita 21 th, warga Tanah Sirah Piai, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 20 th, warga Flamboyan Baru, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 21 th, warga Flamboyan Baru, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 55 th, warga Flamboyan Baru, pekerjaan Dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 56 th, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 56 th, warga Lubuak Lintah, pekerjaan Kader Posyandu, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 40 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • 10. Wanita 45 th, warga Alai Parak Kopi, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 48 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 21 th, warga Alai Parak Kopi, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 30 th, warga Korong Gadang, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Bayi (perempuan) 7 bulan, warga Korong Gadang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  •  Batita (laki-laki) 2 th, warga Korong Gadang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Wanita 49 th, warga Gurun Laweh, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Jakarta tanggal 31 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 34 th, warga Ulak Karang, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Solok

  • Pria 13 th, warga Sinapa Piliang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 15 th, warga Tanjuang Paku, status pelajar, diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Solok

  • Wanita 65 th, warga Bukik Sundi, pekerjaan pedagang, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasaman Barat

  • Pria 30 th, warga Lingkuang Aua, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Aceh tanggal 2 Agustus 2020, penanganan dirawat di RSUD Pasaman Barat.
  • Wanita 25 th, warga Lingkuang Aua, pekerjaan ASN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Aceh tanggal 2 Agustus 2020, penanganan dirawat di RSUD Pasaman Barat.

Bukittinggi

Wanita 26 th, warga Parik Antang, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 5 orang dengan rincian:

Pria 48 th, warga Mato Aia, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

Pria 46 th, warga Koto Lua, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

Pria 31 th, arga Kampuang Jao, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak di Pasar Raya, pasien karantina BPSDM

Pria 33 th, warga Padang Lua Kabupaten Agam, pekerjaan Guru, diduga terpapar dari pekerjaan pasien karantina BPSDM, pasien karantina BPSDM.

Pria 43 th, warga Indaruang, pekerjaan Swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Semen Padang Hospital.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Sabtu 8 Agustus 2020 pukul 12.00 WIB. Kasus Suspek dengan total 177 orang. Dirawat sebanyak 11 orang. Isolasi mandiri sebanyak 166 orang. (yuke)

Pos terkait