Tinjau Dapur MBG, Yota Balad: Bakal Kita Tambah Lagi

PARIAMAN – Walikota Yota Balad meninjau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Kota Pariaman di Kelurahan Alai Gelombang, Kecamatan Pariaman Tengah, Selasa (17/6).

Yota Balad didampingi Plt.Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (disdikpora) Kota Pariaman Hertati Taher menjelaskan untuk melihat kesiapan dapur hingga proses pengemasan MBG saat ini dan juga terkait rencana Pemko Pariaman yang akan menambahkan dapur MBG untuk beberapa lokasi lagi perlu adanya peninjauan.

“Saat ini kita baru memiliki dapur MBG untuk Kecamatan Pariaman Tengah, rencana kedepannya akan kita lakukan penambahan sehingga setiap kecamatan akan memiliki dapur tersebut. Artinya dengan adanya dapur tambahan, maka akan bertambah juga sekolah yang akan mendapatkan bantuan MBG program Presiden Prabowo. Ini salah satu bentuk kita mendukung sekaligus mensukses program presiden, “ ungkapnya.

Baca Juga  BPJS Kesehatan Goes to Campus Digelar

Program MBG  adalah salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto untuk Indonesia Emas 2045. Presiden meluncurkan program ini untuk mendukung salah satu dari delapan misi Asta Cita, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM). Dalam pelaksanaannya, MBG bertujuan untuk mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui, serta meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air.

“Kita juga akan merencanakan kerjasama dengan para pedagang di Kota Pariaman untuk memasok bahan pokok MBG ini. Tujuannya adalah agar para pedagang ini juga merasakan dampak positif dari program presiden. Secara tidak langsung kita juga akan meningkatkan ekonomi masyarakat di Kota Pariaman dengan catatan para pedagang mampu memenuhi semua bahan pokok dari MBG, “ ujarnya.

Baca Juga  Pemerintah Desa Rambai Pariaman Adakan Pembuatan Hiasan Busana

Sementara itu, Ketua Yayasan Asmaul Kalidamang selaku pengelola program MBG di Kota Pariaman, Fakhriati menyebutkan untuk saat ini telah mengelola MBG untuk 3.456 mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA negeri di Kota Pariaman.

“Kami memulia proses persiapan sebelum subuh, chef bertugas memasak makanan. Kemudian, mengemas masakan ke dalam kurang lebih 3.500 kotak. Setiap harinya dapur menyiapkan bahan masakan. Kemudian esoknya mulai memasak, mengemas dan membagikan, “ ungkapnya.

“Semoga saja pemerintah tetap mempercayai kami menjadi vendor dapur MBG di Kota Pariaman dan akan selalu memberikan yang terbaik untuk mensukseskan program presiden, “ ujarnya. (agus)