Tim Satreskrim Polres Payakumbuh Hentikan Pelarian Ayah “Rutiang”

Kasatreskrim Polres Payakumbuh dan jajarannya memperlihatkan buronan kasus persetubuhan anak dibawah umur.
Kasatreskrim Polres Payakumbuh dan jajarannya memperlihatkan buronan kasus persetubuhan anak dibawah umur.

Payakumbuh- Pelarian PS (56) ayah kandung yang telah menyetubuhi dua anak gadisnya yang masih di bawah umur di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat berakhir Minggu (16/6/2024). Dia berhasil ditangkap Satuan Reskrim Polresta Payakumbuh setelah hampir enam bulan buron.

Kasatreskrim Polres Payakumbuh, AKP Doni Pramadona kepada topsatu.com Senin, 17 Juni 2024 mengatakan, PS ditangkap di tempat persembunyiannya di Baruang-Baruang Balantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat. Dia tak bisa berkutik saat tim yang dibantu Polres Pesisir Selatan itu berhasil menyergapnya.

AKP Doni mengakui, PS yang menyetubuhi dua anaknya gadisnya yang masih dibawah umur telah dilaporkan isterinya pada Januari 2024 lalu. Saat dilakukan penangkapan, pelaku berhasil melarikan diri.

PS sendiri telah menyetubuhi dua anak gadisnya yang masih dibawah umur berkali-kali sejak 2020 hingga Januari 2024. Keduanya, FS (16) dan JS (14). “Korban FD bahkan kini sedang hamil delapan bulan,” terang Doni.

AKP Doni menyebutkan, PS akan dikenakan Undang-Undang nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, karena telah menyetubuhi anak kandungnya sendiri.(Yuni)