Terpilih Jadi Ketua PB Sumbar, Cempaka Tanjung Siap Dobrak Kemandirian Ekonomi dan Partisipasi Politik Perempuan

 

PADANG – Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Perempuan Bangsa Sumatera Barat resmi menetapkan Cempaka Tanjung sebagai Ketua Umum untuk periode 2026–2031.

Pasca-terpilih, badan otonom dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini langsung bergerak cepat dengan menyusun peta jalan strategis yang berfokus pada penguatan internal, kemandirian ekonomi, serta pemantapan kualitas pendidikan kaum perempuan di Ranah Minang.

Dalam pidato perdana setelah penetapan di ZHM Premiere Hotel, Jumat (19/6/2026), Cempaka menegaskan bahwa penguatan fondasi organisasi di tingkat akar rumput merupakan harga mati demi memastikan seluruh program kerja berjalan efektif.

Agustus–September 2026: Target Rampungkan Struktur Daerah
Langkah taktis jangka pendek yang akan digarap oleh kepengurusan baru ini adalah merapikan susunan organisasi di tingkat kabupaten dan kota. Agenda ini dijadwalkan menjadi prioritas utama pada triwulan ketiga tahun ini.

“Jangka pendek kami akan fokus pada pembentukan struktur di beberapa DPC Perempuan Bangsa. Insya Allah, agenda ini akan kita laksanakan bersama pada Agustus sampai September 2026,” ujar Cempaka mantap.

Baca Juga  Seorang Ibu Muda di Pasaman Diduga Bunuh Diri

Oktober–Desember 2026: Gebrakan Ekonomi dan Kaderisasi Politik
Setelah mesin organisasi di tingkat DPC rampung dikonsolidasikan, Perempuan Bangsa Sumbar akan langsung mengalihkan kemudi pada program aksi nyata. Memasuki bulan Oktober hingga akhir tahun 2026, fokus gerakan akan dititikberatkan pada dua sektor krusial:

Pemberdayaan Ekonomi Perempuan: Membentuk kelompok usaha perempuan, memberikan pendampingan usaha mikro, serta membuka akses permodalan demi mendongkrak ketahanan ekonomi keluarga.

Pendidikan Politik Rakyat: Menggelar pengaderan terstruktur untuk meningkatkan partisipasi dan keterwakilan kaum perempuan di ruang publik.

Gagas Gerakan Gemar Membaca hingga Beasiswa

Cempaka menggarisbawahi bahwa kemajuan kaum perempuan tidak boleh hanya diukur dari angka keterwakilan politik, melainkan harus menyentuh hak dasar seperti akses pendidikan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Baca Juga  Senyum Sehat Indonesia: 125.000 Siswa Padang Sikat Gigi Bersama Menuju Indonesia Bebas Karies 2030

Untuk itu, di bawah kepemimpinannya, Perempuan Bangsa Sumbar siap meluncurkan Gerakan Perempuan Gemar Membaca, penyaluran beasiswa, serta bantuan pendidikan bagi perempuan dari keluarga kurang mampu.

Namun, ia menyadari target besar selama lima tahun ke depan ini tidak akan terwujud tanpa adanya soliditas internal.

“Program yang akan dilakukan DPW Perempuan Bangsa membutuhkan kerja sama seluruh DPC. Saya memohon doa, dukungan, dan kebersamaan dari semua pihak agar setiap tantangan yang kita hadapi selama periode 2026-2031 bisa kita jalani bersama,” pungkasnya.

Nakhoda baru di tubuh Perempuan Bangsa Sumbar ini diharapkan membawa angin segar bagi gerakan sosial-politik perempuan di Sumatera Barat, menghadirkan solusi nyata yang ramah, aman, dan berdampak langsung bagi kebutuhan keluarga di daerah.